Dirgahayu ke-80 TNI AU, Bawaslu Tulang Bawang Tekankan Sinergi Pengabdian untuk Demokrasi
|
Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang mengucapkan selamat memperingati HUT ke-80 TNI Angkatan Udara sebagai momentum penghormatan atas dedikasi dan pengabdian Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara dalam menjaga kedaulatan udara Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mengusung semangat “Pengabdian Tanpa Batas, TNI AU AMPUH, Indonesia Maju,” peringatan ini dimaknai sebagai refleksi nilai-nilai kedisiplinan, profesionalitas, dan loyalitas yang juga relevan dalam mendukung penguatan demokrasi, khususnya dalam pelaksanaan pengawasan pemilu.
Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menyampaikan bahwa semangat pengabdian TNI AU menjadi inspirasi dalam menjalankan tugas pengawasan yang berintegritas.
“Pengabdian tanpa batas yang ditunjukkan TNI AU menjadi teladan bagi kita semua, termasuk dalam menjaga kualitas demokrasi. Pengawasan pemilu harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan komitmen tinggi,” ujar Inda saat dikonfirmasi tim Humas Bawaslu Tulang Bawang, pada Kamis (09/04).
Ia menambahkan bahwa nilai-nilai profesionalitas dan integritas yang dimiliki TNI AU selaras dengan prinsip kerja Bawaslu dalam memastikan setiap proses pemilu berjalan jujur dan adil.
“Pengawasan yang kuat akan memastikan setiap gagasan dan suara rakyat tetap terjaga, sehingga hasil demokrasi benar-benar mencerminkan kehendak masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, menekankan pentingnya sinergi antar lembaga dalam menjaga stabilitas dan kualitas demokrasi.
“TNI AU memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas nasional. Stabilitas ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan iklim demokrasi yang kondusif,” ujar Desi.
Ia juga menyoroti pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga nilai-nilai demokrasi.
“Kami terus mendorong masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam pengawasan, agar proses demokrasi berjalan transparan dan akuntabel,” tambahnya.
Di sisi lain, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, A. Rachmat Lihusnu, menegaskan bahwa semangat ketegasan dan kedisiplinan juga harus tercermin dalam penegakan hukum pemilu.
“Seperti halnya TNI AU yang tegas dalam menjaga kedaulatan, penegakan hukum pemilu juga harus dilakukan secara profesional, tegas, dan berkeadilan,” tegas Rachmat.
Ia menambahkan bahwa konsistensi dalam penanganan pelanggaran menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik terhadap demokrasi.
“Setiap pelanggaran harus ditangani sesuai aturan, agar tidak merusak integritas proses pemilu,” ujarnya.
Peringatan Dirgahayu ke-80 TNI AU ini menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada bangsa dan negara dapat diwujudkan melalui berbagai peran, termasuk dalam menjaga kualitas demokrasi. Dengan semangat “Pengawasan Pemilu yang Ketat Memastikan Setiap Gagasan dan Suara Rakyat Tetap Terjaga,” Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang berkomitmen untuk terus menjalankan tugas pengawasan secara profesional, berintegritas, dan penuh tanggung jawab, sebagai bagian dari kontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan demokratis.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP