Desi Triyana Tekankan Pentingnya Pengawasan Melekat Coktas PDPB
|
Tulang Bawang — Anggota Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, menegaskan bahwa pengawasan melekat terhadap kegiatan Pencocokan Terbatas (Coktas) Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) menjadi langkah penting dalam menjaga validitas data pemilih dan perlindungan hak konstitusional masyarakat. Hal tersebut disampaikan menyusul pelaksanaan pengawasan yang dilakukan Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang terhadap kegiatan Coktas yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Tulang Bawang di Kampung Panca Mulya, Kecamatan Banjar Baru, Selasa (12/05).
Pengawasan dilakukan secara langsung dengan mendatangi rumah pemilih bersama petugas KPU guna memastikan proses pemutakhiran data berjalan sesuai prosedur serta mencerminkan kondisi faktual di lapangan. Fokus pengawasan diarahkan pada pemilih lanjut usia yang tercatat berusia di atas seratus tahun. Tim pengawas Bawaslu yang bertugas dalam kegiatan tersebut terdiri dari Amin Huda, Laila Fatimatul Inayah, dan Raddyar Eldwardo.
Desi menjelaskan bahwa data pemilih yang valid dan mutakhir merupakan salah satu fondasi penting dalam mewujudkan pelaksanaan pemilu yang demokratis dan berintegritas.
“Data pemilih yang akurat sangat menentukan kualitas pelaksanaan pemilu dan perlindungan hak pilih masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pengawasan langsung di lapangan dilakukan untuk memastikan proses pencocokan data benar-benar sesuai dengan kondisi riil masyarakat.
“Bawaslu hadir untuk memastikan setiap proses pemutakhiran data dilakukan secara teliti, faktual, dan sesuai prosedur,” jelasnya.
Ia mengatakan bahwa perhatian khusus terhadap pemilih berusia di atas seratus tahun dilakukan sebagai langkah kehati-hatian dalam menjaga kualitas data pemilih berkelanjutan.
“Pemilih lanjut usia perlu diverifikasi secara langsung agar data yang tercatat benar-benar sesuai kondisi di lapangan,” katanya.
Desi juga menegaskan bahwa pengawasan terhadap pemutakhiran data pemilih dilakukan untuk meminimalisasi potensi ketidaksesuaian data maupun kehilangan hak pilih masyarakat.
“Melalui pengawasan langsung, potensi kesalahan data pemilih dapat diminimalisasi sejak awal,” tegasnya.
Selain itu, ia menilai bahwa kualitas data pemilih menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan berkualitas.
“Data pemilih yang valid akan mendukung terciptanya pemilu yang lebih baik dan minim persoalan,” ungkapnya.
Desi berharap seluruh pihak, baik penyelenggara pemilu, pemerintah kampung, maupun masyarakat dapat bersama-sama mendukung proses pemutakhiran data pemilih secara optimal.
“Kolaborasi seluruh pihak sangat penting untuk menjaga kualitas dan validitas data pemilih berkelanjutan,” tambahnya.
Ia juga menegaskan komitmen Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang untuk terus melakukan pengawasan terhadap seluruh tahapan pemutakhiran data pemilih sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Tulang Bawang.
“Bawaslu akan terus melakukan pengawasan secara melekat terhadap proses pemutakhiran data pemilih demi memastikan hak konstitusional masyarakat tetap terlindungi,” pungkasnya.
Melalui kegiatan pengawasan tersebut, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang menunjukkan komitmennya dalam menjaga akurasi data pemilih, memperkuat kualitas pengawasan pemilu, serta mendukung terwujudnya Pemilu dan Pemilihan Tahun 2029 yang jujur, adil, demokratis, dan bermartabat.
Editor: Bambang AP
Foto: Tim Humas Bawaslu Tulang Bawang