Lompat ke isi utama

Berita

Desi Triyana Tegaskan Kesiapan Gelar P2P Tahun 2026

a

Anggota Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, mengikuti Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 yang diselenggarakan secara daring oleh Bawaslu Provinsi Lampung, Senin (04/05).

Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang mengikuti Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 yang diselenggarakan secara daring oleh Bawaslu Provinsi Lampung, Senin (04/05).

Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas Surat Keputusan Ketua Bawaslu Republik Indonesia Nomor 73/PM.05/K1/04/2026 tanggal 14 April 2026 tentang Standar Pelaksanaan Kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif dengan tema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat”.

Kegiatan diikuti seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung. Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat, Koordinator Sekretariat, serta staf yang membidangi partisipasi masyarakat turut hadir dalam rapat koordinasi tersebut.

Dalam kegiatan itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, menyampaikan kesiapan jajaran Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang dalam melaksanakan program Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026.

“Pendidikan Pengawas Partisipatif merupakan program penting dalam membangun kesadaran masyarakat untuk ikut terlibat aktif dalam pengawasan pemilu,” ujarnya.

Desi menjelaskan bahwa saat ini jajaran teknis yang membidangi partisipasi masyarakat telah melaksanakan berbagai tahapan persiapan, termasuk proses rekrutmen peserta kegiatan.

“Staf pelaksana teknis yang membidangi partisipasi masyarakat telah melakukan persiapan dan saat ini sedang melaksanakan proses rekrutmen peserta P2P,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses persiapan dilakukan dengan berpedoman pada petunjuk teknis dan standar pelaksanaan yang telah ditetapkan oleh Bawaslu RI.

“Kami berkomitmen melaksanakan kegiatan sesuai dengan petunjuk teknis yang telah ditetapkan, sehingga pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif dapat berjalan optimal dan tepat sasaran,” tambahnya.

Menurut Desi, pengawasan partisipatif menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas demokrasi, khususnya dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap proses pemilu.

“Pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat agar demokrasi dapat berjalan secara jujur, adil, dan berintegritas,” ungkapnya.

Ia juga berharap melalui program P2P, masyarakat khususnya generasi muda dapat memiliki pemahaman yang lebih baik terkait pengawasan pemilu dan pentingnya menjaga demokrasi.

“Kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan masyarakat yang kritis, peduli, dan memiliki keberanian untuk terlibat dalam pengawasan demi mewujudkan Pemilu 2029 yang bermartabat,” tegasnya.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang menegaskan komitmennya untuk mendukung suksesnya pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026 sebagai bagian dari penguatan demokrasi partisipatif di daerah.

a

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP

Tag
Desi Triyana
Tegaskan Kesiapan
Gelar P2P
Tahun 2026