Bawaslu Tulang Bawang Tingkatkan Kualitas ASN Baru melalui Penguatan Keuangan dan Reformasi Birokrasi
|
Tulang Bawang – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas Bawaslu dalam Perencanaan, Pelaksanaan, dan Pelaporan Keuangan serta Reformasi Birokrasi yang diselenggarakan secara hybrid oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia, Rabu (20/05). Kegiatan tersebut diikuti Ketua Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota, staf Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota, serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru dilantik di lingkungan Bawaslu.
Pelaksanaan kegiatan menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas aparatur sipil negara di lingkungan Bawaslu agar memiliki pemahaman yang baik terkait tata kelola keuangan, reformasi birokrasi, budaya kerja ASN, serta penguatan integritas dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas kelembagaan. Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh berbagai materi strategis dari kementerian dan lembaga negara yang berkaitan dengan penguatan kualitas perencanaan anggaran, tata kelola keuangan, disiplin ASN, pengembangan kompetensi, hingga penguatan budaya antikorupsi.
Pada sesi pertama, materi Penguatan Kualitas Perencanaan Anggaran Berbasis Kinerja dan Kebutuhan Organisasi, Penguatan Tata Kelola Keuangan dalam Mendukung Transparansi dan Akuntabilitas, serta Optimalisasi Penatausahaan Aset Negara dalam Mendukung Kinerja Satuan Kerja disampaikan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Materi tersebut memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya penyusunan anggaran yang efektif dan efisien sesuai kebutuhan organisasi serta pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan.
Sementara itu, pada sesi kedua, materi Penguatan Budaya Kerja ASN BerAKHLAK di Lingkungan Instansi Pemerintah disampaikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia. Peserta juga mendapatkan materi Disiplin, Kode Etik, dan Sistem Penilaian Kinerja ASN dari Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia serta materi Pengembangan Kompetensi ASN dalam Mendukung Kinerja Lembaga dari Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Pada sesi ketiga, materi Mitigasi Temuan Pemeriksaan melalui Pengelolaan Administrasi dan Laporan Keuangan yang Tertib disampaikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Selanjutnya, materi Peningkatan Kesadaran Hukum ASN dalam Pelaksanaan Tugas Kedinasan disampaikan oleh Kementerian Hukum Republik Indonesia, sedangkan materi Peran ASN dalam Membangun Tata Kelola Pemerintahan yang Transparan dan Bebas Korupsi disampaikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia.
Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi ASN, khususnya PNS yang baru dilantik, untuk memperkuat pemahaman mengenai tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur negara. Menurutnya, ASN di lingkungan Bawaslu tidak hanya dituntut memahami tugas administratif, tetapi juga harus mampu menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas kelembagaan.
“Kegiatan ini menjadi bekal penting bagi ASN, khususnya PNS yang baru dilantik, untuk memahami tata kelola pemerintahan, pengelolaan keuangan, serta budaya kerja yang profesional dan berintegritas,” ujar Inda.
Ia menjelaskan bahwa penguatan kapasitas ASN harus dilakukan secara berkelanjutan agar kualitas sumber daya manusia di lingkungan Bawaslu semakin baik.
“Peningkatan kapasitas ASN menjadi bagian penting dalam mendukung efektivitas pelaksanaan tugas pengawasan dan penguatan kelembagaan Bawaslu,” lanjutnya.
Menurut Inda, ASN di lingkungan Bawaslu harus mampu menerapkan nilai-nilai ASN BerAKHLAK dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Ia menilai bahwa budaya kerja yang profesional dan berorientasi pelayanan akan mendukung peningkatan kualitas kinerja lembaga.
“Nilai-nilai ASN BerAKHLAK harus diterapkan dalam pelaksanaan tugas agar tercipta budaya kerja yang profesional, disiplin, dan berorientasi pelayanan,” katanya.
Selain itu, Inda juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi. Menurutnya, integritas menjadi pondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu.
“Integritas harus menjadi nilai utama dalam menjalankan tugas kelembagaan agar kepercayaan masyarakat terhadap lembaga tetap terjaga,” ujarnya.
Ia berharap seluruh ASN di lingkungan Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang dapat terus meningkatkan kompetensi, memperkuat etika kerja, serta menjaga profesionalisme dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan pemilu dan pemilihan.
“Semoga seluruh jajaran dapat mengimplementasikan materi yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas kerja dan memperkuat tata kelola kelembagaan yang profesional dan akuntabel,” tutupnya.
Kegiatan peningkatan kapasitas tersebut berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme peserta dari seluruh Indonesia. Melalui kegiatan tersebut, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Tulang Bawang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat reformasi birokrasi, serta mendukung pelaksanaan pengawasan pemilu yang profesional, transparan, dan berintegritas.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP