Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Tulang Bawang Peringati Hari Palang Merah Sedunia 2026, Teguhkan Semangat Kemanusiaan dan Solidaritas

a

Desain Gambar Tim Humas Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang

Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang memperingati Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia yang jatuh pada 8 Mei 2026 sebagai momentum untuk meneguhkan nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Peringatan Hari Palang Merah Sedunia diperingati setiap tanggal 8 Mei untuk menghormati hari lahir Henry Dunant pada 8 Mei 1828. Henry Dunant dikenal sebagai pendiri International Committee of the Red Cross atau Komite Internasional Palang Merah yang memiliki dedikasi besar terhadap nilai-nilai kemanusiaan, netralitas, dan solidaritas global.

Tahun 2026, Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia mengusung tema “Bersatu dalam Kemanusiaan” sebagai bentuk penghargaan kepada para relawan dan tenaga kemanusiaan yang terus hadir mendampingi masyarakat di tengah berbagai kondisi krisis, bencana, dan tantangan sosial kemasyarakatan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menyampaikan bahwa semangat kemanusiaan yang diusung Palang Merah harus menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk penyelenggara pemilu dalam menjalankan tugas pengawasan.

“Peringatan Hari Palang Merah Sedunia menjadi pengingat penting bahwa nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian sosial harus terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam menjalankan tugas kelembagaan,” ujar Inda saat dikonfirmasi tim Humas Bawaslu Tulang Bawang, Jumat (08/05).

Menurut Inda, pengawasan pemilu tidak hanya berbicara soal aturan dan prosedur, tetapi juga tentang menjaga hak-hak masyarakat serta memastikan demokrasi berjalan secara adil dan bermartabat.

“Semangat kemanusiaan juga tercermin dalam tugas pengawasan pemilu, yaitu menjaga hak demokrasi masyarakat agar terlindungi dan berjalan secara jujur serta adil,” jelasnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh relawan kemanusiaan yang telah mengabdikan diri membantu masyarakat dalam berbagai situasi.

“Kami mengapresiasi dedikasi para relawan dan tenaga kemanusiaan yang terus hadir membantu masyarakat tanpa memandang latar belakang, suku, agama, maupun golongan,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, A. Rachmat Lihusnu, menegaskan bahwa nilai solidaritas dan kepedulian sosial menjadi fondasi penting dalam membangun demokrasi yang sehat dan berintegritas.

“Semangat solidaritas dan kepedulian terhadap sesama merupakan bagian penting dalam membangun kehidupan demokrasi yang harmonis, inklusif, dan bermartabat,” ungkapnya.

Menurut Rachmat, semangat kemanusiaan harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari agar tercipta lingkungan sosial yang saling menghormati dan mendukung.

“Kepedulian terhadap sesama harus terus ditumbuhkan karena kemanusiaan merupakan fondasi utama dalam memperkuat persatuan dan kebersamaan,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga nilai persaudaraan dan gotong royong sebagai identitas bangsa Indonesia.

“Momentum Hari Palang Merah Sedunia harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperkuat nilai persaudaraan, gotong royong, dan semangat saling membantu,” tegasnya.

Di sisi lain, Anggota Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, menyampaikan bahwa tema “Bersatu dalam Kemanusiaan” memiliki makna penting dalam memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah berbagai tantangan kehidupan masyarakat.

“Tema tahun ini mengajarkan bahwa kemanusiaan harus menjadi semangat bersama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Desi menilai bahwa relawan kemanusiaan memiliki peran besar dalam membantu masyarakat ketika menghadapi kondisi darurat maupun krisis.

“Relawan kemanusiaan merupakan garda terdepan yang hadir membantu masyarakat di tengah kondisi sulit, sehingga dedikasi mereka patut diapresiasi dan dihormati,” jelasnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Hari Palang Merah Sedunia sebagai pengingat pentingnya menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat membantu sesama.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menumbuhkan semangat kepedulian, saling membantu, dan memperkuat solidaritas sosial dalam kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.

Peringatan Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia 2026 menjadi momentum refleksi bersama bahwa nilai-nilai kemanusiaan harus terus dijaga dan diperkuat di tengah dinamika kehidupan sosial, termasuk dalam membangun demokrasi yang sehat, damai, dan berintegritas. Melalui momentum tersebut, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang menegaskan komitmennya untuk terus menanamkan nilai kemanusiaan, integritas, dan kepedulian sosial dalam pelaksanaan tugas pengawasan demi mewujudkan demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat.

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP

Tag
Bawaslu Tulang Bawang
Hari Palang Merah Sedunia
Semangat Kemanusiaan
Solidaritas