Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Tulang Bawang Ikuti Bimtek Pengelolaan Arsip Inaktif Tidak Teratur

a

Sekretariat Bawaslu Tulang Bawang dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Arsip Inaktif Tidak Teratur yang diselenggarakan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) secara daring melalui kanal YouTube, Selasa (26/05).

Tulang Bawang — Dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola kearsipan dan tertib administrasi kelembagaan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Tulang Bawang mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang Pengelolaan Arsip Inaktif Tidak Teratur yang diselenggarakan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) secara daring melalui kanal YouTube, Selasa (26/05). Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran sekretariat Bawaslu Tulang Bawang sebagai bagian dari penguatan kapasitas pengelolaan arsip di lingkungan kelembagaan. Dalam pelaksanaannya, Arsiparis Ahli Pertama Bawaslu Tulang Bawang, Meinike Trisnda Ambarwati turut mengikuti rangkaian kegiatan bimtek secara aktif.

Bimbingan teknis menghadirkan dua narasumber dari kalangan arsiparis profesional, yakni Pinandita Syafrisman dan Muhamad Robbi yang memberikan pemaparan mengenai tata cara pengelolaan arsip inaktif tidak teratur sesuai standar kearsipan nasional. Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh materi seputar penataan arsip mulai dari proses memilah arsip dan membuat skema penataan arsip, pendeskripsian arsip, manuver data atau pemberkasan, manuver fisik atau pemberkasan, reboxing, hingga labeling arsip. Selain itu, narasumber juga menjelaskan bahwa hasil akhir dari kegiatan penataan arsip inaktif tidak teratur biasanya berupa daftar arsip inaktif, daftar arsip duplikasi, serta daftar arsip usul musnah maupun arsip usul serah.

Ketua Bawaslu Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro menyampaikan bahwa pengelolaan arsip merupakan bagian penting dalam mendukung tata kelola kelembagaan yang profesional, tertib, dan akuntabel. Menurutnya, arsip tidak hanya berfungsi sebagai dokumen administrasi, tetapi juga menjadi sumber informasi dan bentuk pertanggungjawaban kelembagaan yang harus dikelola secara baik dan sistematis.

“Pengelolaan arsip yang baik merupakan bagian penting dalam mendukung tata kelola kelembagaan yang profesional dan akuntabel. Arsip menjadi sumber informasi sekaligus bukti pertanggungjawaban pelaksanaan tugas kelembagaan,” ujar Inda.

Ia menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kearsipan menjadi hal yang penting untuk memastikan pengelolaan dokumen dan administrasi di lingkungan Bawaslu berjalan sesuai ketentuan dan standar yang berlaku.

Inda juga mengapresiasi pelaksanaan bimtek yang diselenggarakan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia sebagai bentuk penguatan pemahaman teknis mengenai pengelolaan arsip inaktif tidak teratur. Menurutnya, melalui kegiatan tersebut diharapkan jajaran sekretariat Bawaslu Tulang Bawang dapat semakin memahami pentingnya penataan arsip secara sistematis dan terstruktur guna mendukung efektivitas pelayanan kelembagaan.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan pengelolaan arsip di lingkungan Bawaslu Tulang Bawang dapat semakin tertib, sistematis, dan sesuai dengan prinsip-prinsip kearsipan nasional,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Sekretariat Bawaslu Tulang Bawang, Mohammad Kausar Sangjaya mengatakan bahwa pengelolaan arsip menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung administrasi kelembagaan yang efektif dan efisien. Menurutnya, arsip yang tertata dengan baik akan memudahkan proses pencarian data, penyimpanan dokumen, serta mendukung akuntabilitas kelembagaan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Arsip merupakan bagian penting dalam administrasi kelembagaan. Pengelolaan arsip yang tertib dan sistematis akan mendukung efektivitas kerja, mempermudah pencarian dokumen, dan memperkuat akuntabilitas kelembagaan,” ujar Kausar.

Ia menjelaskan bahwa melalui bimtek tersebut, jajaran sekretariat mendapatkan pemahaman teknis terkait tahapan penataan arsip inaktif tidak teratur mulai dari identifikasi, pemberkasan, hingga proses labeling dan reboxing arsip. Menurutnya, pemahaman tersebut sangat penting untuk diterapkan dalam pengelolaan arsip di lingkungan sekretariat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang agar lebih rapi, aman, dan sesuai standar kearsipan.

“Kegiatan ini memberikan pengetahuan dan pemahaman teknis yang sangat bermanfaat bagi pengelolaan arsip di lingkungan sekretariat. Dengan arsip yang tertata baik, pelayanan administrasi kelembagaan juga akan semakin optimal,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa sekretariat Bawaslu Tulang Bawang terus berkomitmen meningkatkan kualitas tata kelola administrasi dan kearsipan sebagai bagian dari penguatan kelembagaan yang profesional dan modern.

Pelaksanaan bimtek tersebut berlangsung secara daring dan diikuti peserta dari berbagai instansi dan lembaga. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan pengelolaan arsip di lingkungan Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang semakin tertib, efektif, dan sesuai dengan kaidah kearsipan nasional dalam mendukung pelayanan publik dan tata kelola kelembagaan yang akuntabel.

a

 

1

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP