Lompat ke isi utama

Berita

Transportasi dan Keadilan Akses, Inda Fiska Mahendro Soroti Peran Mobilitas dalam Demokrasi Inklusif

a

Desain Gambar Tim Humas Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang

Tulang Bawang — Peringatan Hari Angkutan Nasional dimaknai Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang dari sudut pandang yang berbeda, yakni pentingnya keadilan akses transportasi sebagai bagian dari upaya mewujudkan demokrasi yang inklusif. Melalui momentum ini, Bawaslu Tulang Bawang menyoroti bahwa sistem transportasi tidak hanya berkaitan dengan mobilitas, tetapi juga memiliki dampak langsung terhadap kesetaraan akses masyarakat dalam berbagai layanan publik, termasuk dalam menggunakan hak pilih.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menyampaikan bahwa transportasi yang merata dan terjangkau menjadi salah satu faktor penting dalam menjamin hak demokrasi setiap warga negara.

“Demokrasi yang inklusif mensyaratkan adanya akses yang setara bagi seluruh masyarakat. Transportasi menjadi salah satu faktor penentu, terutama bagi masyarakat di wilayah terpencil atau dengan keterbatasan mobilitas,” ujar Inda saat dikonfirmasi tim Humas Bawaslu Tulang Bawang, pada Jumat (24/04).

Ia menegaskan bahwa dalam konteks pengawasan pemilu, ketersediaan transportasi yang memadai juga berpengaruh terhadap efektivitas kerja pengawas.

“Pengawas pemilu harus mampu menjangkau seluruh wilayah kerja, termasuk daerah yang sulit diakses. Oleh karena itu, dukungan sistem transportasi yang baik sangat diperlukan agar pengawasan dapat berjalan optimal,” jelasnya.

Inda juga menyoroti bahwa akses transportasi yang baik akan mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam demokrasi.

“Ketika masyarakat memiliki kemudahan akses, mereka akan lebih mudah hadir di tempat pemungutan suara, mengikuti kegiatan sosialisasi, serta berpartisipasi dalam pengawasan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pihak untuk melihat transportasi sebagai bagian dari ekosistem demokrasi yang perlu terus diperkuat.

“Transportasi bukan hanya urusan mobilitas, tetapi juga bagian dari upaya menghadirkan keadilan sosial. Ketika akses merata, maka kesempatan untuk berpartisipasi dalam demokrasi juga akan semakin luas,” tambahnya.

Menurutnya, peringatan Hari Angkutan Nasional menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bersama akan pentingnya sistem transportasi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kita perlu terus mendorong pembangunan transportasi yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan, agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Inda juga menegaskan komitmen Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang dalam memastikan tidak ada warga yang kehilangan hak demokratisnya akibat keterbatasan akses.

“Kami berkomitmen untuk terus mengawal agar setiap warga negara dapat menggunakan hak pilihnya secara adil dan tanpa hambatan,” tutupnya.

Dengan sudut pandang keadilan akses, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang menegaskan bahwa sistem transportasi yang baik bukan hanya mendukung mobilitas, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan demokrasi yang inklusif, setara, dan berkeadilan.

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP

Tag
Transportasi
Keadilan Akses
Inda Fiska Mahendro
Demokrasi Inklusif