Lompat ke isi utama

Berita

Semangat HUT ke-74 Kopassus, Desi Triyana: Edukasi Publik Bangun Kesadaran Demokrasi

a

Desain Gambar Tim Humas Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang

Tulang Bawang — Peringatan HUT ke-74 Kopassus dimaknai Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang dari sudut pandang penguatan kesadaran kolektif melalui edukasi publik dalam menjaga kualitas demokrasi. Nilai “Garda Senyap Untuk Negeri” yang diusung Komando Pasukan Khusus dipandang relevan dengan pendekatan kehumasan Bawaslu yang mengedepankan kerja-kerja edukatif yang tidak selalu terlihat, namun berdampak besar dalam membangun pemahaman masyarakat.

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, menegaskan bahwa edukasi publik menjadi kunci dalam menciptakan demokrasi yang berkualitas.

“Edukasi adalah bentuk pengawasan yang paling mendasar. Ketika masyarakat memahami hak dan kewajibannya, maka potensi pelanggaran dapat dicegah sejak awal,” ujar Desi saat dikonfirmasi tim Humas Bawaslu Tulang Bawang, pada Kamis (16/04).

Ia menjelaskan bahwa pendekatan edukatif yang dilakukan secara konsisten akan membentuk kesadaran kolektif dalam menjaga integritas demokrasi.

“Kerja-kerja kehumasan tidak selalu terlihat langsung hasilnya, tetapi memiliki dampak jangka panjang dalam membangun budaya demokrasi yang sehat,” jelasnya.

Desi juga menekankan pentingnya strategi komunikasi yang tepat dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Kami terus berupaya menyajikan informasi yang edukatif, mudah dipahami, dan relevan, agar masyarakat dapat menerima dan mengimplementasikannya dalam kehidupan demokrasi,” tegasnya.

Menurutnya, semangat “garda senyap” dapat diterjemahkan sebagai upaya membangun kesadaran tanpa harus bersifat konfrontatif.

“Pendekatan persuasif dan humanis menjadi kunci dalam menyampaikan pesan-pesan pengawasan kepada masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Desi mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga menjadi bagian aktif dalam pengawasan.

“Masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga demokrasi. Partisipasi aktif akan memperkuat sistem pengawasan yang ada,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang dalam terus memperkuat fungsi edukasi dan partisipasi publik.

“Kami akan terus mendorong keterlibatan masyarakat melalui berbagai program edukasi dan sosialisasi, sebagai bagian dari upaya menjaga integritas demokrasi,” tutupnya.

Dengan sudut pandang edukasi publik, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang menegaskan bahwa membangun kesadaran masyarakat merupakan langkah strategis dalam menjaga kualitas demokrasi, sejalan dengan semangat pengabdian yang ditunjukkan Kopassus.

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP

Tag
HUT ke-74 Kopassus
Desi Triyana
Edukasi Publik
Bangun Kesadaran Demokrasi