RDP Komisi II DPR RI, Bawaslu Tulang Bawang Apresiasi Penguatan Pengawasan Partisipatif
|
Tulang Bawang — Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang menghadiri Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi II DPR RI, secara luring di Kompleks Parlemen dan daring melalui Zoom, Senin (24/11). Pertemuan tersebut berlangsung dalam rangka Evaluasi dan Proyeksi Program Kerja Kementerian/Lembaga Tahun 2025.
Raker dan RDP ini melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga strategis, yaitu:
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN RI
Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI
Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI
Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI
Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI)
Ketua Ombudsman RI
Rapat tersebut membahas capaian program kerja, evaluasi pelaksanaan tahun berjalan, hingga proyeksi kebijakan dan kebutuhan anggaran strategis tahun 2025.
Dalam forum tersebut, Bawaslu RI memaparkan sejumlah prioritas pengawasan, termasuk penguatan program pengawasan partisipatif melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) sebagai salah satu strategi menghadapi tantangan Pemilu 2029. Penguatan SDM, literasi kepemiluan, serta peningkatan kualitas layanan aduan juga menjadi bagian penting dalam agenda raker.
Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, memberikan tanggapan positif terhadap perhatian Komisi II DPR RI dan Bawaslu RI dalam memperkuat program pengawasan partisipatif.
“Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) adalah ujung tombak untuk membangun budaya pengawasan di masyarakat. Bawaslu Tulang Bawang sangat mendukung penguatan program ini secara nasional karena berkontribusi besar terhadap kualitas demokrasi menjelang Pemilu 2029,” ujar Inda.
Ia juga menegaskan bahwa partisipasi publik menjadi kebutuhan strategis seiring meningkatnya tantangan digital, disinformasi, potensi sengketa, dan dinamika kepemiluan lainnya.
“Pengawasan partisipatif bukan hanya pelengkap, tetapi kebutuhan. Dengan memberdayakan masyarakat, terutama pemilih muda, kita memperluas mata dan telinga pengawasan hingga ke level akar rumput,” tambahnya.
Inda menegaskan bahwa Bawaslu Tulang Bawang siap menjalankan arahan nasional, memperkuat jejaring pengawasan hingga kampung-kampung, serta mengoptimalkan pendidikan demokrasi bagi generasi muda di daerah.
Kegiatan Raker dan RDP ini mempertegas koordinasi antara DPR RI, Bawaslu, KPU, DKPP, dan lembaga negara lainnya dalam mewujudkan pengelolaan kepemiluan yang makin profesional, modern, dan akuntabel.
Editor: Bambang AP
Foto: Tim Humas