Lompat ke isi utama

Berita

Pleno PDPB Triwulan IV, Bawaslu Tulang Bawang Ungkap Temuan Uji Petik Data Pemilih

a

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Tulang Bawang, Desi Triyana, menyampaikan masukan pada Rapat Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan IV Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tulang Bawang di Kantor KPU, Senin (8/12).

Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang melaksanakan pengawasan pada Rapat Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan IV Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tulang Bawang di Kantor KPU, Senin (8/12).

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Tulang Bawang, Desi Triyana, hadir langsung didampingi staf teknis Bawaslu Tulang Bawang. Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah instansi terkait, yaitu BPJS Kesehatan Tulang Bawang, BPS Tulang Bawang, Dinas Sosial Tulang Bawang, Polres Tulang Bawang, Kepala Rutan Tulang Bawang, Dinas Dukcapil Tulang Bawang, Kodim 0426/TB, dan Lanud M. Bun Yamin.

Dalam kesempatan tersebut, Desi Triyana menyampaikan hasil uji petik yang telah dilaksanakan Bawaslu Tulang Bawang pada pemilih ekstrem usia, yakni pemilih berusia di atas 100 tahun serta pemilih yang belum genap 17 tahun namun terdaftar di Sidalih.

Dari hasil uji petik di dua kecamatan, Bawaslu menemukan ketidaksesuaian data:

  • Kampung Panca Mulia, Kecamatan Banjar Baru, ditemukan 1 pemilih lansia yang telah meninggal dunia namun masih tercatat sebagai pemilih aktif.

  • Kampung Tiuh Tohou, Kecamatan Menggala, ditemukan 7 pemilih meninggal dunia yang masih tercatat sebagai pemilih di aplikasi Cek DPT Online. Selain itu, pemerintah kampung memberikan data tambahan 7 pemilih meninggal dalam 6 bulan terakhir yang juga masih tercatat sebagai pemilih di aplikasi Cek DPT Online.

Desi menegaskan bahwa temuan tersebut menjadi bahan penting untuk KPU dalam melakukan perbaikan data, sehingga daftar pemilih semakin akurat menjelang tahapan Pemilu 2029.

“Bawaslu melakukan uji petik untuk memastikan kesesuaian data pemilih dengan kondisi faktual. Temuan ini harus segera ditindaklanjuti agar tidak terjadi potensi kerawanan pada tahapan pemilu nantinya,” ujar Desi.

Desi juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga validitas data kependudukan, terutama melalui Dinas Dukcapil.

“Kami mendorong masyarakat untuk aktif melaporkan perubahan data, termasuk mengurus akta kematian jika terdapat anggota keluarga yang telah meninggal dunia. Data kependudukan yang akurat adalah kunci terwujudnya daftar pemilih yang berkualitas,” tegasnya.

Bawaslu Tulang Bawang menegaskan komitmennya untuk terus mengawasi pemutakhiran data pemilih agar lebih akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.

a

 

a

 

a

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP

Tag
Pleno PDPB
Uji Petik
Data Pemilih
Potensi Kerawanan
Bawaslu Tulang Bawang