Lompat ke isi utama

Berita

Peringati Harlah KOPRI, Desi: Perempuan Adalah Aktor Strategis dalam Menjaga Demokrasi Indonesia

c

 Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang mengucapkan selamat Hari Lahir ke-58 Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI), 25 November 2025.

Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang menyampaikan ucapan selamat Hari Lahir ke-58 Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) yang diperingati pada 25 November 2025. Dengan mengusung tema “Perempuan Kuat, Indonesia Hebat”, momentum ini menjadi refleksi nasional mengenai peran strategis perempuan dalam pembangunan bangsa, termasuk dalam penguatan demokrasi dan pengawasan pemilu.

KOPRI PMII selama puluhan tahun dikenal sebagai organisasi yang mendorong lahirnya kader-kader perempuan progresif, kritis, dan berdaya saing. Semangat tersebut selaras dengan nilai-nilai kepemiluan yang mendorong keadilan, kesetaraan, dan integritas dalam proses demokrasi.

Anggota Bawaslu Tulang Bawang sekaligus Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Desi Triyana, memberikan apresiasi dan refleksi atas peringatan hari besar KOPRI tersebut.

“Semangat pergerakan perempuan tidak dapat dipisahkan dari perjalanan demokrasi Indonesia. Perempuan bukan hanya menjadi objek politik, tetapi aktor penting yang ikut menjaga, mengawal, sekaligus memperkuat kualitas demokrasi,” ujar Desi di Kantor Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Selasa (25/11).

Ia menambahkan bahwa keterlibatan perempuan dalam pengawasan pemilu semakin signifikan, baik sebagai pengawas, pemilih, pendidik politik, maupun agen penyadaran publik.

“Perempuan yang kuat akan melahirkan demokrasi yang lebih sehat dan berintegritas. Nilai yang dibawa KOPRI PMII sejalan dengan komitmen Bawaslu dalam mendorong partisipasi perempuan pada seluruh proses pengawasan,” lanjutnya.

Bawaslu Tulang Bawang melihat bahwa ruang kiprah perempuan dalam pengawasan harus terus diperluas, termasuk melalui program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) dan berbagai kegiatan literasi kepemiluan.

"Bawaslu Tulang Bawang berkomitmen membuka ruang partisipasi yang lebih besar bagi perempuan, baik dalam konteks organisasi masyarakat, generasi muda, maupun kelompok komunitas di daerah," pungkas Desi

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP

Tag
Harlah KOPRI
Aktor Strategis
Menjaga Demokrasi