Lompat ke isi utama

Berita

Peringati Hari Juang Kartika ke-80, Bawaslu Tulang Bawang Tegaskan Semangat Persatuan dan Pengabdian untuk Negeri

a

Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang memperingati Hari Juang Kartika Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) ke-80, 15 Desember 2025.

Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang memperingati Hari Juang Kartika Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) ke-80, yang jatuh pada 15 Desember 2025. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk mengenang dan meneladani sejarah perjuangan para prajurit TNI AD dalam mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia sejak masa awal kemerdekaan.

Hari Juang Kartika berakar dari peristiwa heroik Palagan Ambarawa pada pertengahan Desember 1945, ketika Tentara Keamanan Rakyat (TKR) di bawah pimpinan Jenderal Soedirman berhasil mengusir tentara Sekutu dari wilayah Ambarawa, Jawa Tengah. Peristiwa tersebut menjadi tonggak penting lahirnya kekuatan Angkatan Darat yang berjiwa nasionalis, patriotik, dan dekat dengan rakyat.

Dalam perjuangan tersebut, pasukan TKR mengobarkan semangat juang dengan semboyan legendaris “Rawe-rawe rantas, malang-malang putung”, yang bermakna tekad bulat untuk menyingkirkan setiap rintangan demi mempertahankan kemerdekaan. Semboyan itu mencerminkan pilihan para pejuang untuk membebaskan Ambarawa atau gugur di pangkuan ibu pertiwi, tanpa keraguan dan tanpa pamrih.

Pada peringatan ke-80 tahun ini, Hari Juang Kartika mengusung tema “TNI AD Manunggal dengan Rakyat untuk Indonesia Bersatu, Berdaulat, Sejahtera, dan Maju”. Tema tersebut menegaskan komitmen TNI AD sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, dan tentara nasional yang senantiasa hadir bersama masyarakat dalam menjaga persatuan, kedaulatan, serta mendukung pembangunan nasional.

Bawaslu menilai bahwa nilai-nilai perjuangan yang diwariskan oleh para pahlawan TNI AD memiliki relevansi kuat dengan tugas-tugas pengawasan demokrasi saat ini. Semangat pengabdian, kejujuran, keberanian, dan kesetiaan pada bangsa menjadi prinsip penting dalam menjaga integritas Pemilu sebagai fondasi demokrasi Indonesia.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit TNI AD atas dedikasi dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara.

“Hari Juang Kartika merupakan momentum refleksi atas semangat juang para prajurit TNI AD yang telah berkorban demi kemerdekaan dan kedaulatan bangsa. Nilai perjuangan tersebut menjadi inspirasi bagi kami di Bawaslu untuk terus bekerja dengan integritas, keberanian, dan loyalitas terhadap kepentingan rakyat dalam mengawal demokrasi,” ujar Inda.

Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara lembaga negara, termasuk Bawaslu dan TNI, memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas nasional dan kondusivitas demokrasi.

“Tema TNI AD Manunggal dengan Rakyat sangat relevan dengan semangat demokrasi. Persatuan, kebersamaan, dan kepercayaan publik adalah kunci dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat dan maju. Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang siap terus berkontribusi menjaga proses demokrasi yang aman, jujur, dan berintegritas,” tambahnya.

Melalui peringatan Hari Juang Kartika ke-80 ini, Bawaslu mengajak seluruh masyarakat untuk meneladani semangat juang para pahlawan, memperkuat persatuan, serta bersama-sama menjaga nilai-nilai kebangsaan demi keberlanjutan demokrasi dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Editor: Bambang AP
Foto: Tim Humas Bawaslu

Tag
Hari Juang Kartika
TNI AD
Semangat Persatuan
Pengabdian