Lompat ke isi utama

Berita

Pastikan Validitas Pemilih, Bawaslu Tulang Bawang Gelar Uji Petik di Kampung Panca Karsa Purna Jaya

h

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang melaksanakan Uji Petik Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III di Kampung Panca Karsa Purna Jaya, Kecamatan Banjar Baru, pada Selasa (25/11).

Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang melaksanakan Uji Petik Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulang Bawang. Kegiatan ini berlangsung di Kampung Panca Karsa Purna Jaya, Kecamatan Banjar Baru, pada Selasa (25/11) sebagai bagian dari upaya memastikan akurasi data pemilih di tingkat lapangan.

Uji petik difokuskan pada dua kategori pemilih yang dianggap krusial, yaitu pemilih berusia 100 tahun atau lebih dan pemilih berusia 16 tahun yang sudah terdaftar dalam daftar pemilih. Pemeriksaan langsung ke lapangan dilakukan untuk memastikan validitas data sekaligus meminimalkan potensi kesalahan input yang dapat berdampak pada kualitas daftar pemilih ke depan.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, didampingi tim pengawasan yang terdiri dari Amin Huda, S.Sy., Mardianto, SH., Bambang Adi Prayetno, S.E.I., dan Ririn Kotimah, S.Pd. Tim disambut hangat oleh Kepala Kampung Panca Karsa Purna Jaya, Bakri, sebelum melakukan verifikasi lapangan.

Ketua Bawaslu Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menegaskan bahwa kegiatan uji petik merupakan langkah penting dalam memastikan kualitas daftar pemilih, terutama menjelang persiapan Pemilu 2029.

“Uji petik ini kami lakukan untuk memastikan data pemilih benar-benar valid, khususnya pemilih berusia lanjut dan pemilih pemula. Akurasi daftar pemilih adalah kunci untuk memastikan hak pilih masyarakat tetap terjaga,” ujar Inda.

Ia menambahkan bahwa PDPB adalah kerja berkelanjutan yang membutuhkan pengawasan berlapis agar tidak terjadi data ganda, pemilih tidak memenuhi syarat, atau kesalahan pencatatan lainnya.

“Bawaslu Tulang Bawang berkomitmen memastikan tidak ada warga yang kehilangan hak pilih hanya karena kesalahan administrasi. Pengawasan langsung seperti ini sangat dibutuhkan untuk menjaga integritas daftar pemilih,” jelasnya.

Kepala Kampung Panca Karsa Purna Jaya, Bakri, menyambut baik pelaksanaan uji petik tersebut. Menurutnya, pengecekan langsung ke rumah warga membantu memastikan tidak ada kesalahan dalam data kependudukan yang bisa berdampak pada hak pilih.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Verifikasi langsung seperti ini memastikan data yang tercatat benar-benar sesuai dengan kondisi warga di lapangan,” ujar Bakri.

Ia juga menilai bahwa kolaborasi antara pemerintah kampung dan Bawaslu dapat memperbaiki kualitas data secara berkelanjutan.

“Dengan adanya uji petik, kami bisa memberi klarifikasi langsung jika ada data yang tidak akurat. Ini penting agar warga kami tidak dirugikan saat memasuki tahapan pemilu mendatang,” tambahnya.

Kegiatan uji petik PDPB Triwulan III ini diharapkan semakin memperkuat validitas daftar pemilih, sekaligus menjadi bagian dari pengawasan berkelanjutan Bawaslu Tulang Bawang untuk memastikan penyelenggaraan pemilu yang lebih akurat, inklusif, dan berintegritas.

h

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP

Tag
Uji Petik
Validitas Pemilih
Akurasi Data Pemilih
Panca Karsa Purna Jaya