Menjaga Demokrasi Tetap Terlihat, Humas Bawaslu Tulang Bawang Produksi Ratusan Konten Sepanjang 2025
|
Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga transparansi dan kepercayaan publik melalui kerja-kerja kehumasan yang konsisten dan berkelanjutan. Sepanjang Tahun 2025, Divisi Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang mencatat capaian signifikan dalam produksi dan distribusi informasi kepemiluan kepada masyarakat melalui berbagai platform media sosial.
Berdasarkan data kinerja kehumasan, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang telah memproduksi 247 konten di Instagram, 247 konten di Facebook, 247 konten di platform X, 151 konten di TikTok, serta 14 konten video di kanal YouTube resmi Bawaslu Tulang Bawang. Konten-konten tersebut mencakup informasi pengawasan Pemilu, kegiatan kelembagaan, edukasi kepemiluan, hingga penyampaian sikap dan imbauan kepada masyarakat.
Di tengah keterbatasan sumber daya dan berbagai tantangan di lapangan, Humas Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang tetap konsisten menyampaikan setiap proses dan hasil pengawasan kepada publik. Kamera, catatan lapangan, dan komitmen kelembagaan menjadi bekal utama dalam memastikan bahwa kerja-kerja pengawasan tidak hanya berhenti di lapangan, tetapi benar-benar sampai ke ruang publik.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan bagian tak terpisahkan dari pengawasan Pemilu yang berintegritas.
“Kami menyadari bahwa pengawasan Pemilu tidak cukup hanya dilakukan, tetapi juga harus dikomunikasikan secara terbuka kepada masyarakat. Setiap konten yang kami produksi adalah bentuk tanggung jawab publik dan komitmen Bawaslu untuk hadir secara transparan,” ujar Desi saat dikonfirmasi tim humas Bawaslu Tulang Bawang, pada Sabtu (10/01).
Ia menjelaskan bahwa produksi konten media sosial tidak semata-mata bertujuan untuk publikasi kegiatan, melainkan juga sebagai sarana edukasi dan penguatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu.
“Melalui media sosial, kami berupaya mendekatkan Bawaslu dengan masyarakat. Informasi yang kami sajikan diharapkan dapat meningkatkan literasi kepemiluan, membangun kesadaran pengawasan partisipatif, serta menumbuhkan kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas Pemilu,” jelasnya.
Desi menambahkan bahwa konsistensi produksi konten di berbagai platform merupakan strategi agar pesan-pesan pengawasan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat dengan karakteristik pengguna media yang beragam.
“Setiap platform memiliki segmen audiens yang berbeda. Karena itu, kami berupaya hadir di semua ruang digital agar pesan pengawasan dapat diterima secara luas, cepat, dan tepat,” tambahnya.
Melalui ekspos kinerja Divisi Hubungan Masyarakat ini, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang menegaskan bahwa transparansi informasi adalah pilar penting demokrasi. Kerja pengawasan yang dilakukan secara profesional harus diiringi dengan komunikasi publik yang jujur, akurat, dan berkelanjutan, demi terwujudnya Pemilu yang berintegritas dan dipercaya masyarakat.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP