Menjaga Arus Informasi Demokrasi: Humas Bawaslu Tulang Bawang Produksi Ratusan Berita Sepanjang 2025
|
Tulang Bawang — Komitmen Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang dalam menghadirkan keterbukaan informasi publik terus diwujudkan melalui kerja-kerja jurnalistik Divisi Hubungan Masyarakat. Sepanjang Tahun 2025, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang mencatat capaian signifikan dalam produksi berita pada website resmi lembaga sebagai sarana utama penyampaian informasi pengawasan Pemilu kepada masyarakat.
Berdasarkan data kinerja kehumasan, produksi berita website Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang tersebar secara konsisten sepanjang tahun. Pada bulan Januari tercatat sebanyak 65 berita, Februari 61 berita, Maret 28 berita, April 23 berita, Mei 43 berita, Juni 47 berita, Juli 42 berita, Agustus 34 berita, September 56 berita, Oktober 30 berita, November 61 berita, dan Desember 46 berita. Total ratusan berita tersebut menjadi rekam jejak digital kerja-kerja pengawasan Bawaslu di tingkat kabupaten.
Berita-berita yang dipublikasikan tidak hanya memuat kegiatan kelembagaan, tetapi juga memuat informasi pengawasan tahapan Pemilu, edukasi kepemiluan, pencegahan pelanggaran, penguatan partisipasi masyarakat, hingga dokumentasi proses penanganan pelanggaran dan sengketa secara transparan.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, menyampaikan bahwa keberlanjutan produksi berita merupakan bentuk tanggung jawab moral dan institusional Bawaslu kepada publik.
“Website Bawaslu adalah etalase keterbukaan informasi. Setiap berita yang diproduksi menjadi bukti bahwa kerja pengawasan tidak hanya dilakukan, tetapi juga disampaikan secara terbuka, jujur, dan dapat diakses oleh siapa pun,” ujar Desi saat dikonfirmasi tim humas Bawaslu Tulang Bawang, pada Sabtu (10/01).
Ia menegaskan bahwa di tengah dinamika pengawasan dan keterbatasan sumber daya, konsistensi publikasi menjadi tantangan tersendiri yang dijawab dengan komitmen dan kerja kolektif.
“Menulis berita bagi kami bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari menjaga kepercayaan publik. Masyarakat berhak mengetahui apa yang dilakukan Bawaslu, bagaimana proses pengawasan berjalan, dan nilai apa yang dijaga dalam setiap tahapan demokrasi,” jelasnya.
Menurut Desi, fluktuasi jumlah berita setiap bulan mencerminkan dinamika kegiatan pengawasan, baik pada masa tahapan maupun non-tahapan Pemilu. Namun demikian, semangat transparansi tetap menjadi benang merah dalam setiap publikasi.
“Baik dalam kondisi padat tahapan maupun masa non-tahapan, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang tetap hadir melalui pemberitaan. Ini menunjukkan bahwa pengawasan Pemilu adalah kerja berkelanjutan, bukan kerja musiman,” tambahnya.
Melalui ekspos kinerja Divisi Hubungan Masyarakat ini, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang menegaskan bahwa demokrasi yang sehat membutuhkan informasi yang akurat dan berkesinambungan. Website Bawaslu menjadi ruang publik yang menghubungkan kerja pengawasan dengan masyarakat, sekaligus memperkuat akuntabilitas lembaga pengawas Pemilu di mata publik.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP