Manfaatkan Destinasi Wisata Cakat Nyenyek, Bawaslu Tulang Bawang Gelar Edukasi Pengawasan Partisipatif
|
Tulang Bawang – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang melaksanakan kegiatan edukasi pengawasan partisipatif kepada pengunjung Destinasi Wisata Cakat Nyeyek, Kampung Menggala, Kecamatan Menggala Timur, pada Kamis (15/01).
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya keterlibatan aktif publik dalam melakukan pengawasan pemilu dan pemilihan. Edukasi disampaikan secara langsung kepada para pengunjung wisata dengan pendekatan yang komunikatif dan mudah dipahami.
Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menyampaikan bahwa pengawasan partisipatif merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Menurutnya, pengawasan tidak hanya menjadi tugas Bawaslu, tetapi membutuhkan dukungan dan peran aktif masyarakat.
“Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri. Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk memastikan setiap proses demokrasi berjalan sesuai dengan ketentuan. Melalui kegiatan ini, kami mengajak masyarakat untuk berani peduli, mengawasi, dan melaporkan jika menemukan potensi pelanggaran,” ujar Inda Fiska.
Inda juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang yang telah membangun dan mengembangkan Destinasi Wisata Cakat Nyeyek. Keberadaan destinasi wisata tersebut dinilai memberikan ruang strategis bagi Bawaslu untuk mendekatkan pengawasan kepada masyarakat.
“Kami mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang yang telah menghadirkan Destinasi Wisata Cakat Nyeyek. Lokasi ini sangat positif dan dapat dimanfaatkan sebagai sarana Wisata Pengawasan, tempat masyarakat berwisata sekaligus mendapatkan edukasi demokrasi,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, menjelaskan bahwa meskipun saat ini berada pada masa non tahapan, peran pengawasan masyarakat tetap sangat dibutuhkan.
“Di masa non tahapan ini, kami mendorong masyarakat untuk ikut serta aktif mengawasi tahapan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Data pemilih yang akurat menjadi fondasi utama terselenggaranya pemilu yang berkualitas,” jelas Desi.
Ia menambahkan, masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dengan memberikan masukan atau melaporkan apabila menemukan data pemilih yang tidak sesuai, seperti pemilih ganda, pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat, maupun warga yang memenuhi syarat tetapi belum terdata.
"Melalui edukasi pengawasan partisipatif di ruang publik seperti destinasi wisata, kami berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan demokrasi semakin meningkat dan tumbuh budaya pengawasan yang berkelanjutan," pungkas Desi.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP