Ketua Bawaslu Tulang Bawang: Pencegahan Jadi Fondasi Pengawasan Pemilu Berkelanjutan
|
Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang menegaskan bahwa pencegahan merupakan fondasi utama dalam membangun sistem pengawasan Pemilu yang berkelanjutan dan berintegritas. Sepanjang Tahun 2025, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang telah melaksanakan 497 kegiatan pencegahan, sebagai bagian dari strategi kelembagaan dalam meminimalkan potensi pelanggaran Pemilu sejak dini.
Capaian tersebut mencerminkan konsistensi Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang dalam menjalankan fungsi pengawasan yang tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga pada upaya edukasi dan penguatan kesadaran demokrasi masyarakat.
Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menyampaikan bahwa pencegahan merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh tahapan kepemiluan berjalan sesuai prinsip demokrasi dan peraturan perundang-undangan.
“Pencegahan adalah investasi jangka panjang dalam pengawasan Pemilu. Melalui langkah-langkah pencegahan yang sistematis dan terukur, Bawaslu berupaya memastikan proses demokrasi berjalan lebih tertib, jujur, dan berkeadilan,” ujar Inda di Kantor Bawaslu Tulang Bawang pada Jum'at (02/01).
Ia menjelaskan bahwa dominasi kegiatan publikasi dan sosialisasi dalam capaian pencegahan Tahun 2025 menunjukkan komitmen Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang dalam membangun keterbukaan informasi publik.
“Keterbukaan informasi menjadi kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat. Ketika masyarakat memahami aturan dan tahapan Pemilu, potensi pelanggaran dapat ditekan secara signifikan,” lanjutnya.
Inda juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Bawaslu, pemangku kepentingan, dan masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi di daerah.
“Pengawasan Pemilu tidak dapat dilakukan sendiri. Sinergi dengan masyarakat, media, dan lembaga terkait menjadi kekuatan utama dalam menciptakan pengawasan yang partisipatif dan efektif,” tegas Inda.
Menurutnya, ke depan Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang akan terus melakukan evaluasi dan penguatan strategi pencegahan agar lebih adaptif terhadap dinamika sosial dan perkembangan teknologi informasi.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan melalui inovasi, penguatan SDM, dan optimalisasi pemanfaatan teknologi, sehingga pencegahan pelanggaran Pemilu dapat dilakukan secara lebih maksimal,” tutup Inda.
Dengan capaian ratusan kegiatan pencegahan tersebut, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam menjaga demokrasi yang berintegritas, transparan, dan berkeadilan demi terwujudnya Pemilu yang dipercaya oleh masyarakat.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP