Lompat ke isi utama

Berita

Ketua Bawaslu Tulang Bawang: Literasi Kuat, Pengawasan Semakin Hebat

c

Sumber Gambar, Instagram Bawaslu RI, Senin (26/05).

Tulang Bawang — Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Seminar Nasional Literasi Pengawasan Pemilu dan Peluncuran Katalog Buku Bawaslu, yang diselenggarakan pada Selasa, (27/05).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Bawaslu RI ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pemahaman publik dan jajaran pengawas pemilu terhadap nilai-nilai demokrasi, pengawasan partisipatif, serta pentingnya literasi dalam proses pemilu yang jujur dan adil. Dalam acara tersebut, Bawaslu RI juga secara resmi meluncurkan Katalog Buku Bawaslu, yang memuat berbagai karya tulis, referensi akademik, dan dokumen strategis terkait pengawasan pemilu di Indonesia.

Ketua Bawaslu Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menyambut baik penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai seminar dan peluncuran katalog buku merupakan bentuk komitmen nyata Bawaslu dalam membangun budaya literasi serta mendukung transparansi informasi di lingkungan pengawas pemilu.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Bawaslu RI dalam meningkatkan literasi pengawasan pemilu melalui seminar nasional ini. Peluncuran katalog buku juga menjadi langkah strategis untuk memperluas akses terhadap pengetahuan dan pengalaman pengawasan pemilu, baik bagi jajaran internal maupun masyarakat luas,” ujar Inda dalam pernyataan resminya di Kantor Bawaslu Tulang Bawang.

Ia juga menambahkan bahwa buku-buku yang masuk dalam katalog tersebut akan menjadi referensi penting dalam pembinaan dan peningkatan kapasitas pengawas pemilu di tingkat daerah, termasuk di Tulang Bawang.

“Literasi yang kuat akan melahirkan pengawasan yang cerdas dan berintegritas. Kami di Bawaslu Tulang Bawang berkomitmen untuk terus memperkuat budaya membaca dan belajar sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas demokrasi,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu RI berharap tercipta sinergi antara akademisi, pengawas pemilu, dan masyarakat sipil dalam mendorong pengawasan pemilu yang partisipatif dan berbasis pengetahuan.

Editor: Bambang AP

Foto: Tim Humas Bawaslu RI