Lompat ke isi utama

Berita

Ketua Bawaslu Tulang Bawang Inda Fiska Mahendro Respon Positif Pernyataan Anggota Bawaslu RI Puadi: Menjaga Kepercayaan Publik Kunci Efektivitas Pengawasan Pemilu

d

Sumber Gambar: Instagram Bawaslu RI

Tulang Bawang – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menyambut baik pernyataan anggota Bawaslu RI, Puadi, yang menegaskan bahwa tugas utama Bawaslu adalah memastikan penyelenggaraan pemilu dan pemilihan kepala daerah (Pilkada) bebas dari manipulasi, kecurangan, dan penyalahgunaan wewenang.

Pernyataan tersebut disampaikan Puadi dalam forum koordinasi nasional pengawasan pemilu pada Kamis, (24/07). Puadi menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik sebagai landasan utama efektivitas pengawasan pemilu.

“Kepercayaan publik adalah modal utama kami dalam menjalankan tugas pengawasan. Tanpa kepercayaan, semua upaya pengawasan akan sulit berjalan efektif dan diterima masyarakat,” ujar Puadi dalam sambutannya.

Respons Positif dari Bawaslu Tulang Bawang

Menanggapi hal tersebut, Inda Fiska Mahendro menilai bahwa pernyataan Puadi sangat relevan dengan tantangan pengawasan pemilu yang dihadapi di tingkat daerah, termasuk di Tulang Bawang. Ia menegaskan bahwa menjaga integritas dan kepercayaan publik merupakan prioritas utama dalam seluruh tahapan pengawasan.

“Kami sepenuhnya setuju bahwa Bawaslu harus memastikan seluruh proses pemilu berjalan transparan, adil, dan bersih dari kecurangan. Kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemilu adalah fondasi agar demokrasi dapat berjalan dengan baik,” jelas Inda Fiska saat ditemui di kantor Bawaslu Tulang Bawang, Jumat (25/07).

Pentingnya Transparansi dan Akuntabilitas

Inda menambahkan, selain menegakkan aturan dan menindak pelanggaran, Bawaslu harus menjaga komunikasi yang baik dengan publik agar masyarakat merasa dilibatkan dan memperoleh informasi yang cukup tentang proses pengawasan. Hal ini dinilai penting untuk membangun kepercayaan yang berkelanjutan.

“Pengawasan tidak boleh berjalan tertutup. Kami terus berupaya membuka ruang dialog, sosialisasi, dan edukasi kepada masyarakat supaya mereka tahu bagaimana Bawaslu bekerja dan bagaimana mereka dapat berperan aktif,” ujarnya.

Menjaga Pengawasan yang Profesional dan Berintegritas

Ketua Bawaslu Tulang Bawang juga menegaskan bahwa menjaga profesionalisme dan integritas pengawas di lapangan merupakan hal yang tidak bisa ditawar. Ia mengingatkan bahwa setiap pengawas harus berkomitmen untuk menjalankan tugas secara objektif tanpa tekanan dari pihak manapun.

“Integritas adalah harga mati bagi pengawas pemilu. Hanya dengan integritas, kami dapat memastikan pelaksanaan pemilu yang benar-benar bebas dari manipulasi dan kecurangan,” tegas Inda Fiska.

Sinergi dengan Masyarakat dan Pemangku Kepentingan

Selain itu, Inda juga menggarisbawahi pentingnya sinergi antara Bawaslu, masyarakat, media, dan pemangku kepentingan lainnya. Ia mengatakan bahwa pengawasan yang efektif hanya bisa terwujud jika ada kolaborasi yang solid dari berbagai elemen.

“Kami mendorong masyarakat untuk aktif melaporkan pelanggaran dan ikut berperan dalam pengawasan. Dengan keterlibatan semua pihak, pemilu akan semakin transparan dan akuntabel,” katanya.

Persiapan Menyongsong Pilkada 2024

Menjelang Pilkada Serentak 2024 yang tinggal beberapa bulan lagi, Bawaslu Tulang Bawang telah meningkatkan kesiapan melalui pelatihan pengawas ad hoc, pemetaan kerawanan pemilu, dan peningkatan sistem pengaduan pelanggaran. Inda menyatakan bahwa menjaga kepercayaan publik menjadi motivasi utama dalam semua upaya tersebut.

“Kami ingin memastikan Pilkada di Tulang Bawang berjalan lancar dan mendapat kepercayaan dari seluruh masyarakat. Kepercayaan itu akan kami jaga dengan profesionalisme dan kerja keras,” pungkasnya.

Editor : Bambang AP
Foto : Humas Bawaslu RI