Ketua Bawaslu Tulang Bawang Inda Fiska Mahendro Respon Positif Pernyataan Anggota Bawaslu RI Herwyn JH Malonda: Generasi Muda Jadi Cahaya Pengawal Demokrasi Bebas Politik Uang dan Hoaks
|
Tulang Bawang – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, memberikan respon positif atas pernyataan anggota Bawaslu RI, Herwyn JH Malonda, yang menegaskan bahwa demokrasi tidak bisa dijaga sendirian. Generasi muda harus menjadi cahaya yang menerangi kegelapan, menghalau politik uang, hoaks, dan segala bentuk kecurangan dalam pemilu.
Pernyataan Herwyn disampaikan dalam forum nasional pengawasan pemilu pada Kamis, (25/09), yang menekankan pentingnya peran aktif generasi muda dalam menjaga integritas demokrasi di Indonesia.
“Demokrasi tidak bisa dijaga sendirian. Generasi muda harus menjadi cahaya yang menerangi kegelapan, menghalau politik uang, hoaks, dan kecurangan. Kita ingin pemilih pemula menjadi lilin yang menerangi jalan demokrasi,” kata Herwyn dalam sambutannya.
Respon Positif Ketua Bawaslu Tulang Bawang
Menanggapi pernyataan tersebut, Inda Fiska Mahendro menyatakan dukungannya penuh terhadap gagasan tersebut. Ia meyakini bahwa peran generasi muda sangat krusial dalam membangun demokrasi yang sehat, bersih, dan bebas dari berbagai praktik curang.
“Kami sangat mengapresiasi apa yang disampaikan Pak Herwyn. Generasi muda memang harus menjadi garda terdepan dalam mengawal demokrasi, terutama dalam melawan praktik-praktik politik uang, penyebaran hoaks, dan intimidasi,” ujar Inda Fiska saat ditemui di kantor Bawaslu Tulang Bawang, Jumat (26/09).
Pemilih Pemula sebagai Lilin Pengawal Demokrasi
Inda menjelaskan bahwa pemilih pemula memiliki potensi besar untuk membawa perubahan positif dalam sistem politik. Oleh karena itu, pendidikan politik dan penguatan nilai-nilai integritas bagi mereka harus terus dilakukan agar mereka menjadi lilin penerang yang mengusir kegelapan politik.
“Pemilih pemula adalah harapan demokrasi. Kami terus mengupayakan sosialisasi dan pendidikan politik yang menyasar kelompok ini agar mereka memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara yang bertanggung jawab,” tuturnya.
Persiapan Menuju Pemilu 2029 yang Bersih dan Demokratis
Ketua Bawaslu Tulang Bawang juga menegaskan pentingnya persiapan sejak dini untuk menghadapi Pemilu 2029. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga pemilu agar bebas dari tekanan, intimidasi, dan godaan politik uang.
“Mulai hari ini, kita harus mempersiapkan diri agar Pemilu 2029 berjalan dengan jujur, adil, dan demokratis tanpa adanya tekanan, intimidasi, atau politik uang. Ini tugas bersama yang harus kita emban dengan serius,” katanya.
Melawan Politik Uang dan Hoaks dengan Kesadaran Kolektif
Inda Fiska menambahkan bahwa melawan politik uang dan hoaks bukan hanya tanggung jawab penyelenggara pemilu saja, tetapi juga masyarakat luas. Kesadaran kolektif untuk menolak segala bentuk praktik curang harus terus ditumbuhkan.
“Kami mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk tidak terpengaruh politik uang dan hoaks. Mari bersama-sama kita ciptakan budaya politik yang sehat dan bermartabat,” pungkasnya.
Editor : Bambang AP
Foto : Humas Bawaslu RI