Lompat ke isi utama

Berita

Jaga Stabilitas Demokrasi, Bawaslu Tulang Bawang dan Polres Perkuat Sinergi

a

Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang melaksanakan Konsolidasi Demokrasi bersama Polres Tulang Bawang di Kantor Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Rabu (05/08).

Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang melaksanakan Konsolidasi Demokrasi bersama Kepolisian Republik Indonesia Resor (Polres) Tulang Bawang di Kantor Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Rabu (05/08). Kegiatan tersebut bertujuan menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta memetakan potensi kerawanan dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan kualitas demokrasi di Kabupaten Tulang Bawang.

Konsolidasi dihadiri Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, didampingi Anggota Bawaslu Desi Triyana dan A. Rachmat Lihusnu. Sementara dari Polres Tulang Bawang hadir Kepala Unit Intelijen Politik BRIPKA Teguh Widodo, didampingi AIPDA Said Jauhari dan BRIPTU Ganda Mahesa.

Dalam kesempatan tersebut, BRIPKA Teguh Widodo menjelaskan bahwa koordinasi antara Bawaslu dan Polres menjadi bagian penting dalam mendeteksi dini berbagai potensi kerawanan keamanan, memitigasi konflik sosial, serta menjaga stabilitas daerah menjelang tahapan kepemiluan. Menurutnya, koordinasi lintas sektor diperlukan untuk memetakan potensi gangguan keamanan sehingga iklim politik lokal tetap kondusif.

"Deteksi dini menjadi kunci dalam menjaga situasi tetap kondusif. Dengan memperkuat koordinasi, berbagi informasi, dan melakukan pemetaan kerawanan secara bersama, potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi lebih awal sehingga stabilitas daerah tetap terjaga dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas demokrasi dengan aman," ujar BRIPKA Teguh Widodo.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menyampaikan bahwa konsolidasi ini menjadi langkah strategis untuk menyinkronkan berbagai data kepemiluan, mulai dari pemutakhiran data partai politik, Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), hingga Indeks Kerawanan Pemilu (IKP).

"Sinergi antara Bawaslu dan Polres merupakan bagian dari upaya membangun sistem pencegahan yang komprehensif. Melalui penyelarasan data pemutakhiran partai politik, PDPB, dan IKP, kita dapat memadukan fungsi pencegahan administratif dengan deteksi dini potensi gangguan keamanan sehingga pelaksanaan demokrasi di Kabupaten Tulang Bawang tetap berjalan aman, tertib, dan berintegritas," ujar Inda.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, menegaskan pentingnya menjaga validitas data pemilih sebagai bentuk perlindungan terhadap hak konstitusional masyarakat.

"Uji petik terhadap data pemilih berkelanjutan menjadi bagian dari komitmen Bawaslu untuk memastikan setiap warga yang memenuhi syarat tetap memperoleh hak pilihnya. Di sisi lain, Indeks Kerawanan Pemilu harus dimanfaatkan sebagai peta navigasi dalam menyusun langkah-langkah pencegahan pelanggaran maupun potensi sengketa pemilu," kata Desi.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, A. Rachmat Lihusnu, menambahkan bahwa pengawasan terhadap administrasi partai politik juga menjadi perhatian penting dalam menjaga kualitas demokrasi.

"Bawaslu terus memantau keakuratan data kepengurusan dan keanggotaan partai politik secara berkala. Selain itu, kami memastikan pemenuhan persyaratan administrasi, termasuk keberadaan alamat sekretariat dan keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen, sebagai bagian dari upaya mewujudkan administrasi kepemiluan yang transparan dan akuntabel," ujar Rachmat.

Melalui konsolidasi tersebut, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang dan Polres Tulang Bawang berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam mendukung pencegahan potensi kerawanan, menjaga keamanan daerah, serta mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang demokratis, aman, dan berintegritas.

a

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP

Tag
Bawaslu
Polres
Stabilitas
Demokrasi