Lompat ke isi utama

Berita

Inda Fiska: Tertib Administrasi Cermin Integritas Lembaga

d

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang menggelar rapat internal membahas pengelolaan administrasi pasca Pemilu dan Pilkada, pada Senin (14/04) di Kantor Bawaslu Tulang Bawang.

Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang menggelar rapat internal membahas pengelolaan administrasi pasca Pemilu dan Pilkada, pada Senin (14/04) di Kantor Bawaslu Tulang Bawang. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh proses administrasi, arsip, dan laporan pertanggungjawaban kegiatan tertata dengan baik, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Rapat tersebut diikuti oleh jajaran sekretariat dan staf teknis Bawaslu Tulang Bawang, dengan fokus pembahasan pada penyusunan dokumen pasca kegiatan tahapan Pemilu 2024, termasuk pelaporan keuangan, penataan arsip surat menyurat, serta evaluasi pelaksanaan tugas kelembagaan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menyampaikan bahwa penataan administrasi pasca pemilu merupakan bagian dari komitmen Bawaslu untuk mewujudkan tata kelola lembaga yang profesional dan berintegritas.

“Tertib administrasi bukan sekadar kewajiban, tetapi cerminan integritas dan tanggung jawab lembaga dalam melaksanakan amanat undang-undang. Setiap dokumen dan laporan harus disusun dengan rapi, lengkap, dan akurat agar bisa dipertanggungjawabkan secara transparan,” tegas Inda Fiska.

Ia menambahkan bahwa pengelolaan administrasi yang baik akan menjadi dasar penting dalam membangun akuntabilitas kelembagaan, terutama setelah berakhirnya seluruh tahapan Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024.

“Keberhasilan dalam pengawasan Pemilu harus diikuti dengan tata kelola administrasi yang baik. Ini menjadi bukti bahwa Bawaslu tidak hanya kuat di aspek pengawasan, tetapi juga dalam manajemen kelembagaan,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Sekretariat Bawaslu Tulang Bawang, Sofyan, dalam arahannya menegaskan pentingnya menjaga kedisiplinan dan koordinasi antarbagian dalam menata administrasi pasca tahapan Pemilu.

“Setiap bagian memiliki tanggung jawab terhadap arsip dan dokumen kerja. Koordinasi dan komunikasi antarstaf harus diperkuat agar tidak ada data yang tertinggal. Keteraturan administrasi akan memperkuat kredibilitas lembaga,” ujar Sofyan.

Ia juga menekankan pentingnya digitalisasi dokumen dan peningkatan keterampilan pegawai dalam mengelola arsip secara modern agar lebih efisien dan mudah diakses saat dibutuhkan.

Lebih lanjut, Inda Fiska menegaskan bahwa pengelolaan administrasi yang rapi dan terbuka merupakan bagian dari upaya memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu.

“Kami di Bawaslu Tulang Bawang berkomitmen untuk terus memperbaiki tata kelola administrasi secara berkelanjutan. Transparansi dan akuntabilitas bukan hanya menjadi slogan, tetapi budaya kerja yang harus dijaga di setiap lini organisasi,” pungkasnya.

Rapat internal ini diharapkan dapat memperkuat sistem administrasi kelembagaan pasca tahapan pemilu, sekaligus menjadi dasar bagi peningkatan kinerja Bawaslu Tulang Bawang dalam menghadapi agenda demokrasi berikutnya.

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP