Lompat ke isi utama

Berita

Inda Fiska Mahendro: Masyarakat Adat Adalah Penjaga Nilai Demokrasi dan Budaya

d

Sumber Gambar: Instagram Bawaslu RI

Tulang Bawang — Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, mengucapkan selamat memperingati Hari Masyarakat Adat Internasional yang jatuh pada 9 Agustus 2025.

Dalam pernyataannya, Inda Fiska Mahendro menyampaikan penghargaan dan rasa hormat yang tinggi kepada seluruh masyarakat adat atas peran penting mereka dalam menjaga warisan budaya, identitas lokal, dan keberagaman bangsa Indonesia.

"Hari Masyarakat Adat Internasional adalah momen penting untuk merefleksikan peran besar masyarakat adat dalam membentuk jati diri bangsa. Masyarakat adat telah menjadi penjaga nilai-nilai luhur, kearifan lokal, serta keseimbangan antara manusia dan alam," ujarnya.

Inda Fiska juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat, termasuk dalam proses demokrasi, seperti partisipasi politik dan pemilu yang inklusif.

"Sebagai bagian dari elemen bangsa, masyarakat adat memiliki hak yang sama dalam menentukan arah pembangunan dan pemerintahan. Kami di Bawaslu berkomitmen untuk memastikan bahwa hak-hak politik masyarakat adat dijaga dan dihormati dalam setiap proses pemilu," tambahnya.

Ia mengajak seluruh pihak untuk tidak hanya memperingati secara seremonial, tetapi juga mengambil langkah nyata dalam mengakui, menghormati, dan melibatkan masyarakat adat dalam pembangunan dan pengambilan kebijakan.

"Nilai-nilai yang dijaga masyarakat adat merupakan kekayaan yang tak ternilai, dan semangat tersebut dapat menjadi inspirasi dalam mewujudkan demokrasi yang berkeadilan dan berintegritas," tutup Inda Fiska.

Peringatan Hari Masyarakat Adat Internasional tahun ini menjadi pengingat akan pentingnya inklusi sosial dan politik bagi seluruh elemen bangsa tanpa terkecuali.

Editor: Bambang AP

Foto: Tim Humas Bawaslu RI