Lompat ke isi utama

Berita

Inda Fiska: ASN Bawaslu Harus Menjadi Teladan Integritas dan Etos Kerja

e

Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang mengikuti kegiatan Latihan Dasar (Latsar) CPNS Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas, yang dilaksanakan secara daring dari Kantor Bawaslu Tulang Bawang, pada Rabu (17/09).

Tulang Bawang — Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang mengikuti kegiatan Latihan Dasar (Latsar) CPNS Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas, yang digelar secara daring dari Kantor Bawaslu Tulang Bawang, pada Rabu (17/09).

Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pembentukan karakter dan peningkatan kapasitas ASN di lingkungan Bawaslu. Adapun materi yang dibahas dalam kesempatan ini adalah “Pembinaan Penerapan Nilai-nilai Sikap dan Perilaku ASN” yang mencakup empat aspek utama, yaitu Kedisiplinan, Kepemimpinan, Kerjasama, dan Prakarsa.

Kegiatan Latsar ini diikuti oleh seluruh CPNS di lingkungan sekretariat Bawaslu Tulang Bawang dengan pendampingan langsung dari pejabat dan mentor lembaga. Melalui pelatihan ini, peserta diajak memahami bahwa nilai-nilai dasar ASN bukan hanya sebatas teori, tetapi harus menjadi pedoman nyata dalam bekerja dan melayani masyarakat.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting untuk menanamkan etika, disiplin, dan semangat kerja bagi ASN muda di lembaga pengawas pemilu.

“ASN di Bawaslu harus menjadi contoh dalam kedisiplinan, tanggung jawab, dan integritas. Nilai-nilai ini bukan hanya mencerminkan pribadi yang profesional, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga,” ujar Inda Fiska.

Ia menambahkan, kedisiplinan menjadi kunci utama dalam membangun budaya kerja yang efektif, sedangkan kepemimpinan dan kerjasama menjadi fondasi penting dalam menjaga sinergi antarpegawai di lingkungan kerja.

“Kedisiplinan menunjukkan tanggung jawab terhadap waktu dan tugas, sementara kepemimpinan bukan hanya soal jabatan, tetapi tentang kemampuan memberi teladan. Kerjasama dan prakarsa juga harus dijaga agar setiap pegawai mampu berkontribusi optimal bagi lembaga,” jelasnya.

Lebih lanjut, Inda Fiska menegaskan bahwa ASN muda di lingkungan Bawaslu harus siap beradaptasi dengan dinamika kerja dan mampu menunjukkan prakarsa dalam melaksanakan tugas. Menurutnya, ASN yang memiliki inisiatif tinggi akan mampu memberikan solusi inovatif dalam mendukung pengawasan pemilu yang berintegritas.

“Kami mendorong para CPNS agar tidak hanya bekerja sesuai perintah, tetapi juga memiliki inisiatif untuk mencari cara-cara baru yang lebih efisien dan bermanfaat. ASN yang adaptif dan kolaboratif akan menjadi aset berharga bagi lembaga,” tambahnya.

Ia juga berharap kegiatan pembinaan semacam ini dapat memperkuat budaya kerja positif di Bawaslu Tulang Bawang, sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab moral sebagai pelayan publik.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin menumbuhkan generasi ASN yang tidak hanya cerdas secara teknis, tetapi juga memiliki sikap disiplin, beretika, dan mampu bekerja sama dalam suasana yang harmonis. Itulah makna sejati pengabdian di Bawaslu,” tutup Inda Fiska Mahendro.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Latihan Dasar CPNS Bawaslu Tahun 2025, yang dilaksanakan secara nasional untuk membentuk ASN profesional dan berkarakter. Melalui pelatihan ini, ASN diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai dasar dalam setiap aspek kerja, sejalan dengan semangat pelayanan publik yang berintegritas dan berorientasi hasil.

Editor: Bambang AP
Foto: Tim Humas