Lompat ke isi utama

Berita

Galungan dan Kuningan: Bawaslu Tulang Bawang Tekankan Pentingnya Dharma dalam Pengawasan Pemilu

h

Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang mengucapkan selamat Hari Raya Galungan pada 19 November 2025 dan Hari Raya Kuningan pada 29 November 2025.

Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Hindu yang memperingati Hari Raya Galungan pada 19 November 2025 dan Hari Raya Kuningan pada 29 November 2025. Dua hari suci tersebut dimaknai sebagai momentum kemenangan Dharma (kebaikan) atas Adharma (ketidakbenaran), yang relevan dengan semangat menjaga integritas demokrasi di Indonesia.

Ketua Bawaslu Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menyatakan bahwa nilai-nilai spiritual Galungan dan Kuningan memiliki keterkaitan kuat dengan tugas Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu yang menjaga kejujuran, keadilan, dan kebenaran dalam proses demokrasi.

Dalam tradisi Hindu, Hari Raya Galungan dirayakan sebagai simbol kemenangan Dharma, sementara Kuningan merupakan peneguhan kesucian diri sebagai bentuk rasa syukur dan penguatan spiritual. Bawaslu Tulang Bawang memaknai momentum ini sebagai pengingat bahwa demokrasi hanya akan kokoh apabila dijaga dengan prinsip moral dan integritas.

“Kemenangan Dharma dalam Hari Raya Galungan mengajarkan bahwa kebaikan harus diperjuangkan. Begitu juga dalam demokrasi; kejujuran, integritas, dan keberanian melawan ketidakbenaran adalah prinsip utama pengawas pemilu.” ujar Inda di Kantor Bawaslu Tulang Bawang, Rabu (19/11).

Ia juga menambahkan bahwa nilai Kuningan, yang menekankan kesucian hati dan rasa syukur, memberi inspirasi bagi Bawaslu untuk bekerja dengan ketulusan serta menjunjung tinggi etika dalam setiap tindakan pengawasan.

“Kuningan menjadi pengingat bahwa menjaga demokrasi bukan hanya urusan teknis, tetapi juga moral. Pengawas pemilu harus bekerja dengan hati yang bersih, profesional, dan penuh rasa tanggung jawab,” lanjut Inda.

Menurutnya, nilai-nilai dalam perayaan Galungan dan Kuningan selaras dengan tujuan besar penyelenggaraan pemilu di Indonesia, yaitu memastikan setiap warga memperoleh hak politiknya secara adil dan bebas dari intervensi.

Bawaslu Tulang Bawang berharap momentum ini turut memperkuat komitmen berbagai pihak, terutama masyarakat untuk ikut menjaga demokrasi dari praktik-praktik yang merusak, seperti politik uang, intimidasi, dan penyebaran informasi palsu.

“Demokrasi yang kuat lahir dari masyarakat yang berpegang pada nilai kebaikan. Semangat Galungan dan Kuningan kami maknai sebagai ajakan bagi semua pihak untuk menjaga Indonesia tetap damai, jujur, dan adil,” tegas Inda.

Sebagai daerah yang memiliki keberagaman masyarakat, Bawaslu Tulang Bawang memandang Hari Raya Galungan dan Kuningan juga merupakan momentum memperkuat persaudaraan antarumat beragama.

Bawaslu berharap perayaan ini dapat mempererat keharmonisan di Tulang Bawang sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu.

“Kami mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Galungan dan Kuningan. Semoga kedamaian dan kemenangan kebaikan senantiasa menyertai kita semua,” tutup Inda.

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP

Tag
Galungan
Kuningan
Integritas Demokrasi
Bawaslu
Tulang Bawang