Evaluasi P2P, Bawaslu Dorong Penguatan Peran Kader Pengawasan Partisipatif
|
Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang mengikuti Rapat Evaluasi dan Tindak Lanjut Kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 yang digelar Bawaslu Provinsi Lampung secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (07/10).
Rapat tersebut diikuti Anggota Bawaslu Tulang Bawang Desi Triyana bersama staf Laila Fatimatul Inayah dan Amin Huda. Kegiatan menjadi bagian dari evaluasi pelaksanaan P2P sekaligus membahas tindak lanjut setelah peserta mendapatkan pendidikan dan pelatihan pengawasan partisipatif.
Anggota Bawaslu Provinsi Lampung Hamid Badrul Munir mengatakan, pelaksanaan P2P perlu diikuti dengan langkah konkret agar peserta yang telah mendapatkan pendidikan dapat berkembang menjadi kader yang berperan dalam pengawasan partisipatif.
“Pendidikan pengawasan partisipatif tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan. Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana peserta yang telah mendapatkan pendidikan dapat terus berperan sebagai kader pengawasan partisipatif,” ujar Hamid.
Menurutnya, P2P telah dilaksanakan hampir setiap tahun sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengawasan pemilu. Karena itu, komunikasi dengan alumni perlu dijaga secara berkelanjutan melalui berbagai kanal komunikasi dan media digital.
Desi Triyana menyampaikan bahwa Bawaslu Tulang Bawang berkomitmen memperkuat tindak lanjut P2P, khususnya melalui keberlanjutan komunikasi dengan alumni dan penguatan kader pengawasan partisipatif.
“Bawaslu Tulang Bawang berkomitmen menjaga komunikasi dengan alumni P2P dan memperkuat kader pengawasan partisipatif. Kami ingin pendidikan yang telah diberikan dapat terus berlanjut dalam bentuk keterlibatan masyarakat,” kata Desi.
Evaluasi tersebut menjadi bahan bagi Bawaslu Kabupaten/Kota dalam mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperbaiki dan dikembangkan pada pelaksanaan program P2P berikutnya.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP