Lompat ke isi utama

Berita

Dirgahayu ke-80 Intelijen Polri, Bawaslu Tulang Bawang Apresiasi Peran Intelijen Cegah Pelanggaran dan Sengketa Pemilu

a

Desain Gambar Tim Humas Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang

Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang menyampaikan ucapan dirgahayu ke-80 Intelijen Kepolisian Republik Indonesia yang diperingati pada 2 Januari 2026. Momentum ini menjadi pengingat pentingnya peran Intelijen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan serta mencegah potensi konflik yang dapat berdampak pada proses demokrasi dan kepemiluan.

Dengan semangat “Indera Waspada Negara Raharja”, Intelijen Polri selama ini berkontribusi melalui fungsi deteksi dini dan pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Peran tersebut dinilai sangat strategis dalam meminimalisir pelanggaran dan sengketa Pemilu yang berpotensi muncul akibat konflik sosial maupun situasi keamanan yang tidak kondusif.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, A. Rachmat Lihusnu, menegaskan bahwa stabilitas kamtibmas merupakan faktor kunci dalam menekan angka pelanggaran dan sengketa Pemilu.

“Pengalaman penanganan pelanggaran dan sengketa menunjukkan bahwa situasi keamanan yang kondusif sangat berpengaruh terhadap minimnya konflik Pemilu. Peran Intelijen Polri dalam deteksi dini menjadi bagian penting dalam menjaga kepastian hukum,” ujar Rachmat  di Kantor Bawaslu Tulang Bawang melalui gawai, pada Jumat (02/01).

Ia menjelaskan bahwa Bawaslu membutuhkan dukungan situasi yang aman dan tertib agar penegakan hukum Pemilu dapat berjalan optimal dan objektif.

“Ketika potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak awal, maka penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa Pemilu dapat dilakukan secara lebih profesional dan berkeadilan,” lanjutnya.

Rachmat juga menekankan bahwa sinergi antara Bawaslu dan aparat keamanan perlu terus diperkuat untuk menjaga integritas demokrasi.

“Sinergi antarlembaga, termasuk dengan Intelijen Polri, merupakan bagian dari upaya menjaga Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas, serta memberikan kepastian hukum bagi seluruh peserta Pemilu,” tutupnya.

Melalui peringatan Dirgahayu ke-80 Intelijen Polri, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang berharap Intelijen Polri terus konsisten menjalankan tugas secara profesional, presisi, dan berintegritas dalam menjaga keamanan, serta menjadi mitra strategis dalam mewujudkan demokrasi yang damai dan bermartabat.

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP

Tag
Dirgahayu ke-80
Intelijen Polri
Peran Intelijen
Cegah Pelanggaran
Sengketa Pemilu