Lompat ke isi utama

Berita

Dirgahayu ke-63 KOWAL, Bawaslu Tulang Bawang Soroti Keteladanan Perempuan Adaptif dalam Pencegahan dan Edukasi Demokrasi

a

Desain Gambar Tim Humas Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang

Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang menyampaikan ucapan dirgahayu ke-63 Korps Wanita TNI Angkatan Laut (KOWAL) yang diperingati pada 5 Januari 2026. Peringatan tahun ini mengusung tema “Kowal Adaptif Teknologi Mendukung TNI Angkatan Laut Modern”, yang dinilai relevan dengan upaya penguatan pencegahan dan edukasi publik dalam pengawasan Pemilu.

Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang memandang bahwa keteladanan KOWAL sebagai perempuan tangguh, disiplin, dan adaptif terhadap teknologi menjadi inspirasi penting dalam mendorong partisipasi masyarakat yang sadar hukum dan demokrasi. Nilai tersebut sejalan dengan strategi pencegahan pelanggaran Pemilu yang menitikberatkan pada pendekatan edukatif dan partisipatif.

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, menegaskan bahwa adaptasi terhadap teknologi dan penguatan peran perempuan memiliki kontribusi besar dalam membangun demokrasi yang sehat.

“Semangat KOWAL yang adaptif terhadap teknologi sejalan dengan upaya Bawaslu dalam memperkuat pencegahan pelanggaran Pemilu melalui edukasi digital dan peningkatan literasi masyarakat,” ujar Desi saat dikonfrmasi tim humas di Kantor Bawaslu Tulang Bawang, pada Senin (05/01).

Ia menjelaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis sebagai agen edukasi dan penggerak partisipasi masyarakat, termasuk dalam konteks pengawasan Pemilu.

“Perempuan tidak hanya berperan sebagai peserta demokrasi, tetapi juga sebagai penggerak kesadaran hukum dan demokrasi di lingkungan sosialnya. Keteladanan KOWAL menjadi inspirasi dalam memperluas pengawasan partisipatif,” lanjutnya.

Desi juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mencegah pelanggaran Pemilu sejak dini.

“Pencegahan tidak dapat dilakukan sendiri. Sinergi antara lembaga negara, masyarakat, dan kelompok perempuan akan memperkuat ketahanan demokrasi dan meminimalisir potensi pelanggaran,” pungkasnya.

Melalui momentum peringatan dirgahayu ke-63 KOWAL, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang berharap nilai-nilai disiplin, profesionalitas, dan adaptif terhadap teknologi dapat terus menjadi inspirasi dalam membangun pengawasan Pemilu yang partisipatif, inklusif, dan berintegritas.

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP

Tag
Dirgahayu ke-63 KOWAL
Keteladanan Perempuan
Adaptif
Pencegahan
Edukasi Demokrasi