Lompat ke isi utama

Berita

Dian Permata: Bawaslu Harus Tangguh dan Adaptif Hadapi Tantangan Demokrasi yang Dinamis

f

Pegiat Pemilu dan akademisi, Dian Permata, sebagai narasumber dengan materi bertajuk “Penguatan Kelembagaan Bawaslu dalam Menghadapi Tantangan Pemilu yang Dinamis.” pada Rapat Koordinasi dan Penguatan Kelembagaan Bersama Mitra Kerja yang berlangsung di Hotel Leman, Unit 2 Tulang Bawang, pada Senin (15/09).

Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang menggelar Rapat Koordinasi dan Penguatan Kelembagaan Bersama Mitra Kerja yang berlangsung di Hotel Leman, Unit 2 Tulang Bawang, pada Senin (15/09).

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Ahmad Qohar, ini menjadi agenda awal dari rangkaian rapat koordinasi selama tiga hari (15–17 September 2025). Rapat tersebut bertujuan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan, mempererat sinergi antarinstansi, dan menyiapkan strategi menghadapi Pemilu Nasional 2029.

Dalam sesi pertama, Pegiat Pemilu dan akademisi, Dian Permata, dihadirkan sebagai narasumber utama dengan materi bertajuk “Penguatan Kelembagaan Bawaslu dalam Menghadapi Tantangan Pemilu yang Dinamis.”

Pengawasan Pemilu di Era Dinamis: Tantangan dan Transformasi

Dalam paparannya, Dian Permata menyoroti pentingnya Bawaslu memperkuat kelembagaan secara menyeluruh, baik dari sisi struktur organisasi, sumber daya manusia, maupun sistem kerja berbasis data dan teknologi informasi. Ia menyebut, tantangan demokrasi ke depan semakin kompleks seiring berkembangnya teknologi digital dan perubahan perilaku politik masyarakat.

“Bawaslu harus menjadi lembaga yang adaptif dan visioner. Pengawasan tidak lagi hanya dilakukan secara konvensional, tetapi juga harus memanfaatkan pendekatan berbasis data, teknologi informasi, dan partisipasi masyarakat,” ujar Dian Permata di hadapan jajaran pengawas pemilu Tulang Bawang.

Dian juga menekankan bahwa dinamika pemilu ke depan tidak hanya mencakup persoalan teknis penyelenggaraan, tetapi juga meningkatnya arus disinformasi, politik identitas, serta tantangan netralitas ASN dan aparatur desa.

“Dalam konteks inilah penguatan kelembagaan menjadi krusial. Bawaslu perlu menanamkan nilai integritas, memperkuat soliditas internal, dan membangun sistem pengawasan yang fleksibel namun tegas,” tambahnya.

Menurutnya, salah satu strategi yang perlu dikembangkan adalah memperluas pengawasan partisipatif dengan menggandeng masyarakat sipil, perguruan tinggi, dan media lokal sebagai mitra pengawasan yang konstruktif.

Bawaslu Sebagai Penjaga Demokrasi

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bawaslu Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, mengapresiasi kehadiran narasumber yang telah memberikan perspektif baru tentang pentingnya memperkuat kelembagaan pengawasan di tengah dinamika politik nasional.

“Materi yang disampaikan oleh Pak Dian Permata sangat relevan dengan kondisi saat ini. Bawaslu Tulang Bawang berkomitmen memperkuat kapasitas kelembagaan agar mampu menjawab tantangan pengawasan pemilu yang semakin kompleks,” ujar Inda Fiska.

Ia menambahkan bahwa Bawaslu tidak hanya berperan sebagai pengawas teknis tahapan, tetapi juga sebagai penjaga moral demokrasi yang memastikan proses pemilihan berlangsung jujur, adil, dan bermartabat.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat koordinasi dengan mitra kerja, lembaga penegak hukum, dan masyarakat sipil agar setiap tahapan Pilkada 2025 dapat berjalan sesuai prinsip demokrasi,” tegasnya.

Momentum Konsolidasi dan Pembelajaran Bersama

Kegiatan yang berlangsung hingga malam hari itu juga diisi dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif antara narasumber dan peserta. Para peserta, yang terdiri dari anggota Bawaslu, sekretariat, serta perwakilan mitra kerja, memberikan sejumlah masukan dan refleksi atas pengalaman pengawasan Pemilu 2024 lalu.

Melalui forum ini, Bawaslu Tulang Bawang berharap dapat menyusun langkah-langkah konkret untuk memperkuat peran kelembagaan dalam menghadapi dinamika pemilu mendatang.

Rapat koordinasi ini merupakan bagian dari agenda strategis Bawaslu Tulang Bawang dalam rangka meningkatkan efektivitas pengawasan serta memperkuat kerja sama lintas sektor menuju Pilkada Serentak 2025 yang berintegritas, damai, dan demokratis.

d

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP