Desi Triyana: Demokrasi Kuat Dimulai Dari Pengawasan Partisipasi Masyarakat
|
Tulang Bawang – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang terus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam mengawasi tahapan Pemilu dan Pilkada. Melalui pendekatan pengawasan partisipatif, Bawaslu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi bagian dari upaya menjaga integritas dan kualitas demokrasi di daerah.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Tulang Bawang, Desi Triyana, menegaskan bahwa pengawasan partisipatif bukan hanya menjadi pelengkap, tetapi merupakan pilar penting dalam menciptakan pemilu yang jujur dan adil.
“Pengawasan partisipatif adalah bentuk keterlibatan langsung masyarakat dalam mengawasi proses demokrasi. Ini bukan hanya tugas Bawaslu, tapi tanggung jawab kita bersama untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai aturan,” ujar Desi dalam keterangannya, Minggu (24/08).
Menurutnya, masyarakat memiliki posisi strategis sebagai mata dan telinga demokrasi, karena sering kali justru mereka yang pertama mengetahui potensi pelanggaran di lapangan.
“Keterlibatan masyarakat akan memperluas jangkauan pengawasan. Masyarakat bisa melaporkan pelanggaran, memberikan informasi, dan ikut serta dalam pendidikan politik. Ini sangat penting untuk mencegah terjadinya kecurangan sejak dini,” tambahnya.
Bawaslu Tulang Bawang juga telah melakukan berbagai upaya edukatif dan preventif untuk meningkatkan kesadaran pengawasan partisipatif, seperti melalui sosialisasi, pelatihan bagi pemantau pemilu, serta pembentukan desa sadar pengawasan.
Dengan pengawasan partisipatif, Desi Triyana berharap proses demokrasi di Tulang Bawang dapat berlangsung secara lebih transparan, akuntabel, dan menjunjung tinggi prinsip keadilan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Tulang Bawang – tokoh agama, tokoh pemuda, kelompok perempuan, dan seluruh lapisan warga – untuk aktif mengambil peran. Demokrasi akan lebih kuat jika kita jaga bersama,” tutupnya.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP