CPNS Bawaslu Tulang Bawang Ikuti Pelatihan Penguatan Kompetensi Teknis, Tanamkan Nilai Bela Negara dalam Tugas Pengawasan
|
Tulang Bawang — Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang mengikuti kegiatan Latihan Dasar (Latsar) CPNS Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas, yang dilaksanakan secara daring dari Kantor Bawaslu Tulang Bawang, pada Selasa (16/09).
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan dan pengembangan kompetensi aparatur negara, khususnya bagi CPNS yang baru bergabung di lingkungan sekretariat Bawaslu. Adapun materi pelatihan kali ini mengangkat tema “Agenda Aksi Bela Negara”, yang difokuskan pada pembentukan karakter ASN yang profesional, disiplin, dan berintegritas tinggi dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu.
Kegiatan ini diikuti oleh CPNS dari berbagai divisi sekretariat Bawaslu Tulang Bawang dengan pendampingan langsung dari pejabat struktural dan fungsional. Pelatihan ini diharapkan dapat membentuk pola pikir ASN yang berorientasi pada pelayanan publik dan pengabdian kepada negara, sejalan dengan nilai-nilai dasar ASN “BerAKHLAK” serta semangat nasionalisme dalam konteks kelembagaan pengawas pemilu.
Koordinator Sekretariat Bawaslu Tulang Bawang, Sofyan, menyampaikan bahwa pelatihan ini bukan hanya sekadar kewajiban administrasi CPNS, melainkan proses penting untuk memperkuat komitmen dan loyalitas terhadap tugas-tugas negara, terutama dalam menjaga integritas penyelenggaraan pemilu.
“Agenda Aksi Bela Negara dalam Latsar CPNS ini menjadi bagian dari pembentukan karakter ASN di lingkungan Bawaslu Tulang Bawang. Nilai-nilai bela negara seperti cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, serta kesiapan berkorban untuk kepentingan bangsa harus tertanam kuat dalam setiap aparatur,” ujar Sofyan.
Ia menegaskan, semangat bela negara memiliki keterkaitan erat dengan tugas pengawasan pemilu. Integritas dan netralitas ASN menjadi pondasi utama dalam mewujudkan lembaga pengawas yang profesional, berwibawa, dan dipercaya masyarakat.
“ASN di Bawaslu memiliki peran strategis dalam memastikan setiap tahapan pemilu berjalan jujur dan adil. Untuk itu, semangat bela negara harus diwujudkan dalam bentuk loyalitas, kedisiplinan, dan tanggung jawab terhadap amanah publik,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sofyan juga menekankan pentingnya bagi para CPNS untuk terus mengembangkan diri, beradaptasi dengan perubahan, serta menjaga etika birokrasi. Menurutnya, ASN muda harus menjadi contoh dalam menegakkan nilai-nilai integritas dan profesionalisme di lingkungan kerja.
“Kami berharap para CPNS yang mengikuti pelatihan ini dapat menerapkan nilai-nilai bela negara tidak hanya dalam ucapan, tetapi juga dalam tindakan nyata di tempat kerja. ASN muda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga citra positif lembaga dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ucapnya.
Kegiatan daring ini juga disertai sesi diskusi dan refleksi, di mana peserta Latsar CPNS diminta menyusun rencana aksi bela negara sesuai bidang tugas masing-masing. Hal ini diharapkan mampu memperkuat kompetensi teknis, manajerial, dan sosial kultural ASN di lingkungan Bawaslu Tulang Bawang.
Editor: Bambang AP
Foto: Tim Humas