CPNS Bawaslu Tulang Bawang Ikuti Latsar Penguatan Kompetensi Teknis, Pelajari Nilai Kedisiplinan dan Kepemimpinan ASN
|
Tulang Bawang — Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang mengikuti kegiatan Latihan Dasar (Latsar) CPNS Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas, yang dilaksanakan secara daring dari Kantor Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, pada Rabu (17/09).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan ASN yang bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai sikap dan perilaku Aparatur Sipil Negara, dengan fokus pada empat aspek penting, yakni Kedisiplinan, Kepemimpinan, Kerjasama, dan Prakarsa. Melalui pembelajaran ini, para peserta diharapkan mampu menanamkan etika kerja, tanggung jawab, serta semangat pengabdian dalam melaksanakan tugas sebagai pelayan publik.
Kegiatan Latsar ini diikuti oleh CPNS dari berbagai bagian di lingkungan Sekretariat Bawaslu Tulang Bawang dengan pendampingan langsung dari pejabat struktural dan mentor lembaga. Pembelajaran dilakukan secara daring interaktif dengan pemaparan materi, diskusi kelompok, serta simulasi penerapan nilai-nilai ASN dalam konteks pekerjaan sehari-hari.
Koordinator Sekretariat Bawaslu Tulang Bawang, Sofyan, menyampaikan bahwa empat nilai yang dipelajari dalam kegiatan ini merupakan fondasi utama dalam membentuk ASN yang profesional dan berintegritas.
“Kedisiplinan, kepemimpinan, kerjasama, dan prakarsa adalah empat pilar yang harus dimiliki oleh setiap ASN. Nilai-nilai ini bukan hanya teori, tetapi menjadi panduan moral dan perilaku dalam menjalankan tugas di instansi pemerintahan,” ujar Sofyan.
Menurutnya, kedisiplinan menjadi bentuk tanggung jawab terhadap waktu, aturan, dan hasil kerja. Sementara kepemimpinan dibutuhkan agar ASN mampu menjadi teladan, baik bagi rekan kerja maupun masyarakat yang dilayani.
“Disiplin adalah kunci keberhasilan dalam setiap organisasi. Tanpa disiplin, sulit mencapai tujuan bersama. Sedangkan kepemimpinan bukan soal jabatan, tetapi soal kemampuan memberi arah dan inspirasi kepada orang lain,” tegasnya.
Selain itu, Sofyan juga menekankan pentingnya nilai kerjasama dan prakarsa bagi ASN muda, khususnya di lingkungan Bawaslu Tulang Bawang. Ia menilai bahwa keberhasilan lembaga pengawas pemilu tidak terlepas dari kemampuan setiap pegawai untuk bekerja sama lintas divisi dan berinisiatif dalam menyelesaikan tugas-tugas kelembagaan.
“Kerjasama merupakan kekuatan utama dalam membangun organisasi yang solid. Tidak ada keberhasilan individu tanpa dukungan tim. Sedangkan prakarsa adalah semangat untuk berinovasi dan mencari solusi atas setiap tantangan yang dihadapi,” ungkap Sofyan.
Ia menambahkan, ASN yang memiliki inisiatif tinggi akan menjadi motor penggerak dalam menciptakan pelayanan publik yang efisien dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap CPNS yang mengikuti pelatihan ini mampu mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam pekerjaan sehari-hari. ASN Bawaslu harus menjadi contoh dalam kedisiplinan, tanggung jawab, serta kerja sama yang harmonis,” ujarnya.
Sofyan juga menegaskan bahwa pembinaan semacam ini sangat penting dilakukan secara berkelanjutan, agar ASN di lingkungan Bawaslu semakin siap menghadapi dinamika tugas dan tanggung jawab pengawasan pemilu.
“Nilai-nilai sikap dan perilaku ini tidak hanya membentuk individu yang baik, tetapi juga memperkuat citra kelembagaan. ASN Bawaslu dituntut untuk profesional, beretika, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas,” tutup Sofyan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Latihan Dasar CPNS Bawaslu Tahun 2025, yang dilaksanakan secara nasional dan terintegrasi untuk meningkatkan kompetensi ASN muda.
Editor: Bambang AP
Foto: Tim Humas