Lompat ke isi utama

Berita

CPNS Bawaslu Tulang Bawang Ikuti Latsar Penguatan Kompetensi Teknis, Dalami Materi Manajemen ASN

f

Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang mengikuti kegiatan Latihan Dasar (Latsar) CPNS Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas, yang dilaksanakan secara daring dari Kantor Bawaslu Tulang Bawang, pada Sabtu (27/09).

Tulang Bawang — Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang mengikuti kegiatan Latihan Dasar (Latsar) CPNS Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas, yang dilaksanakan secara daring dari Kantor Bawaslu Tulang Bawang, pada Sabtu (27/09).

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan dan peningkatan kapasitas ASN di lingkungan Bawaslu dalam rangka memperkuat kompetensi, integritas, dan profesionalisme aparatur negara. Pada kesempatan tersebut, peserta mendapatkan materi tentang Manajemen ASN, yang membahas tata kelola sumber daya manusia aparatur, pengembangan karier, kinerja, serta kode etik ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh CPNS dari berbagai bagian di lingkungan sekretariat Bawaslu Tulang Bawang dengan pendampingan langsung dari pejabat dan mentor lembaga. Melalui sesi pembelajaran daring, peserta memperoleh pemahaman tentang peran strategis ASN dalam tata kelola pemerintahan, mulai dari perencanaan kebutuhan pegawai, pola karier, hingga sistem penilaian kinerja berbasis merit.

Koordinator Sekretariat Bawaslu Tulang Bawang, Sofyan, menegaskan pentingnya materi manajemen ASN bagi CPNS agar memahami tanggung jawab, kedisiplinan, dan tata perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai dasar ASN.

“Materi tentang manajemen ASN sangat penting untuk membekali CPNS dalam memahami bagaimana birokrasi bekerja secara sistematis, terukur, dan akuntabel. ASN Bawaslu harus tahu bukan hanya tugas administratif, tetapi juga perannya dalam mendukung tata kelola lembaga yang berintegritas,” ujar Sofyan.

Ia menjelaskan bahwa manajemen ASN bukan hanya soal struktur dan prosedur, tetapi juga mencakup pengelolaan potensi sumber daya manusia yang didasari nilai-nilai profesionalitas, loyalitas, dan integritas tinggi.

“ASN di Bawaslu memiliki peran penting dalam memastikan setiap kebijakan, kegiatan, dan pelayanan publik berjalan sesuai aturan dan menjunjung tinggi etika birokrasi. Dengan memahami manajemen ASN, pegawai bisa bekerja lebih efektif, efisien, dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sofyan menekankan bahwa ASN masa kini harus memiliki kemampuan adaptif terhadap perubahan dan berorientasi pada kinerja hasil, bukan sekadar rutinitas administratif. Menurutnya, ASN di Bawaslu dituntut untuk mampu berinovasi dan berkolaborasi dalam menjalankan tugas, terutama dalam mendukung pengawasan pemilu yang transparan dan profesional.

“ASN modern dituntut untuk berpikir terbuka, cepat beradaptasi, dan mampu berkolaborasi dengan berbagai pihak. Bawaslu Tulang Bawang berkomitmen membentuk ASN yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki semangat belajar berkelanjutan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa ASN yang memahami manajemen kinerja akan mampu menyeimbangkan antara tanggung jawab pribadi dan tujuan lembaga.

“ASN harus mampu menilai dirinya sendiri, mengukur capaian kerja, dan berkomitmen untuk terus berkembang. Bawaslu ingin membentuk ASN yang profesional, kompeten, serta memiliki semangat Bangga Melayani Bangsa,” ujar Sofyan.

Kegiatan Latsar CPNS ini menjadi bagian dari rangkaian pembelajaran Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas, yang diselenggarakan secara nasional oleh Bawaslu RI bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN). Melalui kegiatan ini, ASN muda diharapkan mampu memahami prinsip-prinsip manajemen ASN yang transparan, akuntabel, dan berbasis merit.

“Dengan memahami konsep manajemen ASN, CPNS diharapkan dapat menjadi aparatur yang tidak hanya bekerja sesuai target, tetapi juga berorientasi pada hasil dan pelayanan publik. ASN yang berintegritas akan menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan lembaga yang terpercaya,” tutup Sofyan.

Editor: Bambang AP
Foto: Tim Humas