CPNS Bawaslu Tulang Bawang Ikuti Latsar dengan Materi Teknis Fasilitasi Pengawasan Pemilu
|
Tulang Bawang — Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang mengikuti kegiatan Latihan Dasar (Latsar) CPNS dengan fokus penguatan kompetensi teknis bidang tugas, yang membahas materi “Teknis Fasilitasi Pengawasan Pemilu”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dari Kantor Bawaslu Tulang Bawang, pada Jumat (17/10). Pelatihan ini menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter dan peningkatan kompetensi ASN muda, khususnya dalam memahami peran Bawaslu sebagai lembaga pengawas penyelenggaraan Pemilu yang berintegritas, profesional, dan akuntabel.
Koordinator Sekretariat Bawaslu Tulang Bawang, Sofyan, menyampaikan bahwa materi ini bertujuan membekali para CPNS dengan pemahaman teknis mengenai bagaimana Bawaslu menjalankan fungsi fasilitasi pengawasan di berbagai tahapan Pemilu, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan.
“Sebagai bagian dari Sekretariat Bawaslu, para CPNS perlu memahami bahwa mereka memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan pengawasan. Fasilitasi yang baik akan berdampak langsung pada efektivitas kerja lembaga,” ujar Sofyan.
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan pengawasan Pemilu tidak hanya dilakukan oleh pengawas di lapangan, tetapi juga melibatkan peran administratif yang kuat di lingkungan sekretariat. Kinerja teknis dan dukungan administratif yang optimal menjadi bagian tak terpisahkan dari keberhasilan Bawaslu dalam menjalankan tugas pengawasan.
“Pengawasan tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan administratif yang tertata dan responsif. Itulah mengapa CPNS di sekretariat harus memahami alur kerja dan tanggung jawab dalam mendukung pengawasan Pemilu,” tambahnya.
Dalam arahannya, Sofyan juga menekankan pentingnya kompetensi teknis dan integritas bagi CPNS yang akan berkarier di lembaga negara seperti Bawaslu. Ia menyebut bahwa kemampuan memahami prosedur pengawasan dan teknis fasilitasi bukan hanya tentang aspek teknis, tetapi juga mencerminkan nilai tanggung jawab publik yang diemban oleh setiap ASN.
“ASN di Bawaslu tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga harus memahami nilai-nilai integritas, profesionalitas, dan netralitas. Semua tindakan dan keputusan kita berpengaruh terhadap kepercayaan publik terhadap lembaga,” tegasnya.
Selain itu, Sofyan mendorong para peserta untuk aktif berdiskusi dan mengembangkan ide-ide baru dalam mendukung pengawasan berbasis teknologi dan data.
“Kita berada di era digital, dan sistem pengawasan pemilu juga terus berkembang. ASN muda diharapkan bisa beradaptasi dan berinovasi agar peran sekretariat semakin efektif dan efisien,” ujarnya.
Sofyan menegaskan bahwa kegiatan Latsar ini juga menjadi sarana membangun budaya kerja yang kolaboratif di lingkungan sekretariat Bawaslu Tulang Bawang. Ia berharap para CPNS dapat mengimplementasikan hasil pembelajaran dalam tugas sehari-hari, terutama dalam memperkuat koordinasi antarbidang dan menjaga ketertiban administrasi kelembagaan.
“Kami ingin CPNS Bawaslu Tulang Bawang menjadi generasi ASN yang disiplin, tangguh, dan berorientasi pada hasil. Setiap individu harus memahami perannya sebagai bagian dari tim yang memiliki tanggung jawab kolektif menjaga integritas demokrasi,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa Bawaslu Tulang Bawang terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif bagi pengembangan potensi ASN muda.
“Kami selalu memberikan ruang bagi CPNS untuk belajar, berinovasi, dan berkontribusi. Dengan kompetensi yang kuat dan semangat kebersamaan, sekretariat Bawaslu akan semakin profesional dan adaptif terhadap tantangan kelembagaan,” pungkas Sofyan.
Kegiatan Latihan Dasar (Latsar) CPNS ini menjadi bagian dari komitmen Bawaslu Tulang Bawang dalam mencetak aparatur negara yang berintegritas, kompeten, dan siap berkontribusi aktif dalam mendukung pengawasan Pemilu yang jujur, adil, dan transparan di Sai Bumi Nengah Nyappur.
Editor: Bambang AP
Foto: Tim Humas