Lompat ke isi utama

Berita

Buku “Suar Derana” Jadi Tonggak Pembelajaran, Bawaslu Tulang Bawang Sambut Positif

w

Peluncuran buku berjudul “Suar Derana: Catatan Dinamika Penanganan Pelanggaran Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah 2024 di Provinsi Lampung.” Sabtu (08/02).

Bandar Lampung - Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang menghadiri kegiatan Ekspose Publik Capaian Kinerja Bawaslu se-Provinsi Lampung dalam rangka implementasi penanganan pelanggaran Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024. Kegiatan yang digelar pada Sabtu (08/02) ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi kinerja pengawasan, namun juga menjadi momentum peluncuran buku berjudul “Suar Derana: Catatan Dinamika Penanganan Pelanggaran Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah 2024 di Provinsi Lampung.”

Buku “Suar Derana” menjadi dokumentasi penting yang merekam berbagai dinamika, tantangan, serta strategi penanganan pelanggaran pemilu dan pilkada di Provinsi Lampung selama tahun 2024. Peluncuran buku ini disambut positif oleh seluruh jajaran Bawaslu, termasuk Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif peluncuran buku tersebut. Menurutnya, dokumentasi dalam bentuk buku merupakan bagian dari upaya membangun kelembagaan yang reflektif, transparan, dan akuntabel.

“Kami mengapresiasi terbitnya buku ‘Suar Derana’ sebagai wujud nyata komitmen Bawaslu dalam mengarsipkan proses dan dinamika pengawasan pemilu secara ilmiah dan terbuka. Buku ini tidak hanya menjadi catatan sejarah, tetapi juga sumber pengetahuan yang sangat berharga untuk penguatan pengawasan ke depan,” ujar Inda Fiska Mahendro.

Ia menambahkan bahwa pengalaman dan praktik baik yang dituangkan dalam buku tersebut dapat menjadi referensi penting dalam menyiapkan strategi pengawasan menjelang Pilkada Serentak 2024 yang akan datang.

“Dokumentasi ini juga menjadi pengingat bahwa setiap proses pengawasan memiliki tantangan tersendiri, dan dari situlah kita belajar. Bagi kami di Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, ini menjadi bahan refleksi sekaligus inspirasi untuk terus meningkatkan kualitas kerja pengawasan,” imbuhnya.

Kegiatan ekspose ini turut dihadiri oleh perwakilan dari lembaga pemerintah, partai politik, organisasi masyarakat sipil, media, hingga akademisi. Selain peluncuran buku, kegiatan ini juga diisi dengan pemaparan capaian kinerja, diskusi panel, dan masukan dari berbagai pihak untuk memperkuat sistem pengawasan pemilu yang inklusif dan demokratis.

Editor: Bambang AP

Foto: Tim Humas