Bawaslu Tulang Bawang: Semangat KH. Ahmad Dahlan Selaras dengan Misi Mengawal Demokrasi
|
Tulang Bawang — Dalam momentum Milad ke-113 Muhammadiyah yang diperingati pada 18 November 2025, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas kontribusi besar Muhammadiyah bagi pendidikan, kemanusiaan, dan kemajuan bangsa. Tahun ini, Muhammadiyah mengusung tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, yang dinilai Bawaslu selaras dengan misi pengabdian penyelenggara pengawasan pemilu dalam menjaga demokrasi yang bermartabat.
Peringatan Milad Muhammadiyah juga menjadi refleksi penting atas perjuangan pendirinya, KH. Ahmad Dahlan, yang tidak hanya dikenal sebagai ulama pembaharu, tetapi juga sebagai pahlawan bangsa yang mengabdikan hidupnya untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat dan memperjuangkan nilai-nilai keadilan.
Bawaslu Tulang Bawang menilai, gagasan-gagasan pembaruan KH. Ahmad Dahlan mulai dari pendidikan, perbaikan sosial, hingga dorongan untuk berpikir kritis dan berakhlak sangat relevan dengan tugas Bawaslu sebagai penjaga demokrasi.
Ketua Bawaslu Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menegaskan bahwa perjuangan KH. Ahmad Dahlan merupakan inspirasi moral bagi jajaran pengawas pemilu dalam menjalankan amanah dengan integritas.
“KH. Ahmad Dahlan mengajarkan keberanian untuk memperbaiki keadaan dan komitmen pada kebenaran. Semangat itulah yang kami refleksikan dalam pengawasan pemilu. Menjaga hak pilih masyarakat dan memastikan proses demokrasi berjalan jujur dan adil adalah bagian dari upaya memajukan kesejahteraan bangsa,” ujar Inda di Kantor Bawalu Tulang Bawang, Selasa (18/11).
Inda menambahkan bahwa nilai keteladanan tokoh Muhammadiyah tersebut memberi penguatan bagi Bawaslu dalam menghadapi tantangan pengawasan yang semakin kompleks.
“Sebagaimana beliau memperjuangkan pendidikan dan pencerahan umat, Bawaslu juga berjuang menghadirkan demokrasi yang cerdas, bermartabat, dan berpihak pada rakyat,” tambahnya.
Dalam sejarah panjangnya, Muhammadiyah telah menjadi salah satu pilar civil society terbesar yang konsisten berkontribusi pada pembangunan bangsa melalui pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan sosial. Bawaslu Tulang Bawang melihat peran tersebut sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari penguatan demokrasi Indonesia.
Melalui pernyataan resminya, Bawaslu Tulang Bawang menyampaikan apresiasi atas dedikasi Muhammadiyah dalam membangun masyarakat berkemajuan.
“Kami mengucapkan Selamat Milad ke-113 Muhammadiyah. Semangat gerakan pencerahan dan pemberdayaan masyarakat yang diwariskan KH. Ahmad Dahlan menjadi inspirasi bagi kami dalam menjaga integritas pemilu sebagai salah satu pilar kemajuan bangsa,” kata Inda.
Mengusung tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, Milad Muhammadiyah dipandang Bawaslu Tulang Bawang sebagai momen memperteguh kolaborasi antara civil society dan penyelenggara pemilu dalam menjaga prinsip keadilan, kesetaraan hak politik, serta partisipasi masyarakat.
Bawaslu Tulang Bawang menegaskan bahwa kesejahteraan bangsa tidak hanya dibangun melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui demokrasi yang sehat, akurat, dan bebas dari penyimpangan.
“Semangat pengabdian KH. Ahmad Dahlan mengajarkan bahwa kemajuan bangsa berawal dari nilai-nilai integritas, kejujuran, dan keberanian memperbaiki keadaan. Prinsip inilah yang menjadi landasan kerja Bawaslu dalam setiap langkah pengawasan,” tutup Inda.
Dengan semangat Milad ke-113 Muhammadiyah, Bawaslu Tulang Bawang berharap sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga demokrasi semakin kuat, demi Indonesia yang berkemajuan dan sejahtera.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP