Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Tulang Bawang Rilis Hasil Pengawasan DPB Triwulan III Tahun 2025: 317.418 Pemilih Aktif Terdata

d

Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang merilis hasil pengawasan terhadap Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan III Tahun 2025, Jumat (03/10).

Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang merilis hasil pengawasan terhadap Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan III Tahun 2025. Berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan di seluruh kecamatan, jumlah pemilih aktif di Kabupaten Tulang Bawang tercatat sebanyak 317.418 orang, yang terdiri dari 163.674 pemilih laki-laki (52%) dan 153.744 pemilih perempuan (48%). Kegiatan pengawasan ini merupakan bagian dari komitmen Bawaslu untuk memastikan bahwa proses pemutakhiran data pemilih berjalan transparan, akurat, dan sesuai regulasi.

Hasil pengawasan menunjukkan bahwa pemutakhiran data pemilih dilakukan di 15 kecamatan, 151 kelurahan/kampung, dan 670 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di seluruh wilayah Tulang Bawang. Dari data yang dihimpun, Kecamatan Menggala menjadi wilayah dengan jumlah pemilih terbesar, yaitu 36.566 orang, disusul oleh Dente Teladas dengan 39.942 pemilih, dan Gedung Meneng dengan 24.670 pemilih. Sementara itu, kecamatan dengan jumlah pemilih paling sedikit adalah Menggala Timur dan Meraksa Aji, masing-masing dengan total di bawah 12.000 pemilih.

Berdasarkan Berita Acara Nomor 130/PL.01.2-BA/1805/2025, Bawaslu Tulang Bawang mencatat hasil pengawasan PDPB Triwulan III sebagai berikut:

  1. Jumlah Pemilih Baru: 5.234 orang, merupakan pemilih yang baru masuk dalam daftar karena pindah domisili masuk, baru berusia 17 tahun, atau pensiun dari TNI/Polri.

  2. Jumlah Pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS): 2.579 orang, terdiri dari pemilih yang meninggal dunia, pindah domisili keluar daerah, ganda, atau menjadi anggota TNI/Polri.

  3. Jumlah Perbaikan Data Pemilih: 2.224 orang, merupakan hasil perbaikan atas ketidaksesuaian elemen data kependudukan seperti nama, alamat, atau status pernikahan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menegaskan bahwa pengawasan terhadap pemutakhiran data pemilih berkelanjutan menjadi fokus utama Bawaslu dalam memastikan kualitas demokrasi lokal yang berintegritas.

“Data pemilih yang akurat adalah fondasi dari penyelenggaraan pemilihan yang jujur dan adil. Melalui pengawasan ini, kami memastikan agar masyarakat yang berhak memilih benar-benar terdaftar, sementara data yang tidak memenuhi syarat segera diperbarui,” ujar Inda Fiska dikantor Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Jumat (03/10).

Ia juga menambahkan bahwa Bawaslu Tulang Bawang terus berkoordinasi dengan KPU, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, serta pemerintah kampung untuk meminimalisir potensi data ganda dan memastikan setiap warga negara memperoleh hak pilihnya.

“Kami mendorong masyarakat untuk aktif melapor jika menemukan data yang tidak sesuai, seperti nama yang belum terdaftar atau domisili yang belum diperbarui. Pengawasan partisipatif menjadi kunci dalam menciptakan data pemilih yang valid,” tambahnya.

Sementara ditempat yang sama, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Tulang Bawang, Desi Triyana, menjelaskan bahwa pengawasan DPB dilakukan secara berkelanjutan dan sistematis. Setiap triwulan, Bawaslu melakukan analisis data pemilih bersama KPU untuk memastikan proses pemutakhiran berjalan sesuai prosedur.

“Kami memeriksa setiap laporan dan perubahan data pemilih secara cermat. Pengawasan ini bukan hanya formalitas, tetapi langkah penting untuk menjaga keabsahan daftar pemilih menjelang Pilkada 2025 dan Pemilu 2029,” ujar Desi.

Hasil pengawasan DPB Triwulan III Tahun 2025 ini menunjukkan bahwa pengelolaan data pemilih di Tulang Bawang semakin baik dari segi akurasi dan konsistensi data. Bawaslu Tulang Bawang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi antar-lembaga serta membuka ruang partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemutakhiran daftar pemilih.

Melalui pengawasan yang ketat, kolaboratif, dan partisipatif, Bawaslu Tulang Bawang berharap dapat memastikan setiap tahapan pemutakhiran data pemilih berjalan transparan, akuntabel, dan inklusif.

2

 

w

 

w

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP

Tag
Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan
Triwulan III