Bawaslu Tulang Bawang Gelar Rapat Internal Bahas Agenda Kerja di Masa Non-Tahapan
|
Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang menggelar rapat internal membahas agenda kerja di masa non-tahapan Pemilu, pada Jumat (25/04) bertempat di Kantor Bawaslu Tulang Bawang.
Kegiatan ini diikuti oleh Ketua dan Anggota Bawaslu, Koordinator Sekretariat, serta seluruh jajaran staf sekretariat. Rapat tersebut menjadi ajang konsolidasi internal untuk merumuskan strategi kerja kelembagaan di periode jeda tahapan pemilu, sekaligus memperkuat fungsi kelembagaan dalam aspek pencegahan, pengawasan partisipatif, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).
Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, dalam arahannya menyampaikan bahwa masa non-tahapan merupakan periode penting bagi Bawaslu untuk melakukan evaluasi, perencanaan, serta penguatan kelembagaan secara menyeluruh sebelum memasuki tahapan pemilihan berikutnya.
“Masa non-tahapan bukan berarti kita berhenti bekerja. Justru di masa inilah kita memperkuat fondasi lembaga, mengevaluasi pelaksanaan pengawasan di tahapan sebelumnya, serta mempersiapkan strategi menghadapi agenda pemilu dan pilkada berikutnya,” ujar Inda Fiska.
Ia menekankan pentingnya sinergi antar-divisi dalam menyusun agenda kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kualitas pengawasan dan pelayanan publik.
“Setiap divisi memiliki peran strategis. Karena itu, perencanaan program kerja harus disusun dengan matang, realistis, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kinerja lembaga,” tambahnya.
Dalam rapat tersebut, Ketua Bawaslu juga mendorong agar setiap jajaran dapat menghadirkan inovasi kegiatan yang memperkuat pengawasan partisipatif masyarakat. Menurutnya, keterlibatan publik merupakan kunci dalam menciptakan pengawasan yang transparan dan berintegritas.
“Kita perlu memperluas pendekatan pengawasan berbasis partisipatif. Sosialisasi dan pendidikan politik kepada masyarakat harus terus digencarkan, terutama kepada pemilih muda agar mereka aktif berpartisipasi dalam menjaga demokrasi,” jelasnya.
Inda Fiska juga menegaskan bahwa kegiatan edukasi publik, penguatan SDM pengawas, serta kolaborasi lintas lembaga akan menjadi prioritas utama selama masa non-tahapan.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh jajaran Bawaslu Tulang Bawang tetap produktif, adaptif, dan berdaya guna. Masa jeda ini adalah momentum untuk berbenah dan memperkuat kapasitas kelembagaan,” katanya.
Selain membahas agenda kerja, rapat internal ini juga menjadi ajang untuk mengevaluasi hasil kegiatan pasca Pemilu dan Pilkada serentak 2024. Bawaslu Tulang Bawang menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan kedisiplinan kerja di lingkungan sekretariat.
“Kedisiplinan dan tanggung jawab harus tetap dijaga. Setiap staf memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran tugas lembaga. Dengan kerja kolektif dan koordinasi yang baik, kinerja Bawaslu akan semakin solid,” ungkap Inda Fiska.
Ia juga berpesan agar seluruh jajaran menjaga komitmen, loyalitas, dan integritas dalam menjalankan tugas, baik di masa tahapan maupun non-tahapan.
“Kinerja yang baik tidak hanya terlihat saat tahapan pemilu berlangsung, tetapi juga pada masa persiapan dan pembinaan internal seperti sekarang. Bawaslu harus hadir sebagai lembaga yang konsisten dan siap bekerja kapan pun dibutuhkan,” pungkasnya.
Rapat internal ini menjadi momentum Bawaslu Tulang Bawang untuk memperkuat arah kebijakan kerja kelembagaan di tahun 2025, serta memastikan seluruh jajaran tetap solid, profesional, dan berintegritas dalam menjalankan tugas pengawasan dan pelayanan publik.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP