Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Tulang Bawang Ajak Partai Politik Jadi Mitra dalam Pengawasan dan Pendidikan Demokrasi

6

Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, didampingi Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Desi Triyana, menerima audiensi dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Tulang Bawang, pada Rabu (05/11), di Kantor Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang.

Tulang Bawang — Dalam rangka memperkuat sinergi antar-lembaga dan menciptakan ekosistem demokrasi yang sehat, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang menerima audiensi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Tulang Bawang, pada Rabu (05/11), di Kantor Bawaslu setempat. Audiensi ini dihadiri oleh Ketua Bawaslu Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, didampingi Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas, Desi Triyana. Sementara dari pihak PSI, hadir Sekretaris DPD PSI Kabupaten Tulang Bawang, Andi Jack, bersama Bendahara Bayu Setyo dan jajaran pengurus lainnya. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan terbuka. Keduanya berdialog mengenai pentingnya kolaborasi antara Bawaslu dan partai politik dalam menjaga pelaksanaan pemilu yang jujur, transparan, dan beretika.

Ketua Bawaslu Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menjelaskan bahwa pengawasan pemilu tidak hanya dilakukan dalam bentuk tindakan penegakan hukum, tetapi juga melalui edukasi dan komunikasi yang membangun antara pengawas dan peserta pemilu.

“Melalui dialog seperti ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh peserta pemilu memahami pentingnya pengawasan partisipatif. Komunikasi politik yang sehat menjadi bentuk pencegahan dini terhadap potensi pelanggaran,” ujar Inda Fiska.

Ia menambahkan, Bawaslu Tulang Bawang berkomitmen membangun hubungan yang terbuka dan profesional dengan semua partai politik, tanpa terkecuali, guna menciptakan pemilu yang damai, berintegritas, dan berkeadilan.

“Kami selalu membuka ruang komunikasi dan konsultasi bagi partai politik. Prinsipnya, semua peserta pemilu memiliki hak yang sama untuk mendapatkan informasi dan pembinaan, agar proses demokrasi di Tulang Bawang berjalan transparan dan kondusif,” tegasnya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Tulang Bawang, Desi Triyana, menilai audiensi dengan PSI menunjukkan semangat partai politik dalam menjalin hubungan konstruktif dengan lembaga pengawas pemilu.

“Kolaborasi seperti ini merupakan bagian dari pengawasan partisipatif. Pengawas pemilu dan partai politik tidak berdiri berseberangan, tetapi sama-sama memiliki tujuan agar proses pemilu berjalan jujur dan demokratis,” jelas Desi.

Ia juga menambahkan bahwa pendidikan politik menjadi tanggung jawab bersama antara lembaga pengawas dan partai politik untuk menciptakan pemilih yang cerdas, aktif, dan sadar hukum.

“Kami berharap partai politik dapat menjadi pelopor politik santun dan edukatif. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa bersama-sama mencegah potensi pelanggaran sejak dini,” tambahnya.

Dari pihak PSI, Sekretaris DPD PSI Tulang Bawang, Andi Jack, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Bawaslu dalam menerima kunjungan dan berdialog secara langsung. Ia menilai kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun pemahaman yang sama terkait regulasi dan tahapan kepemiluan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bawaslu Tulang Bawang yang selalu terbuka terhadap dialog. Audiensi ini menjadi sarana bagi kami untuk memperdalam pemahaman tentang aturan dan mekanisme pengawasan, agar seluruh kader PSI dapat berkompetisi secara jujur dan beretika,” tutur Andi.

Ia menambahkan, PSI Tulang Bawang berkomitmen menjalankan politik dengan semangat solidaritas, keterbukaan, dan kepatuhan terhadap hukum.

“Kami percaya bahwa demokrasi yang kuat lahir dari partai politik yang taat aturan dan menjunjung nilai-nilai keadilan. Karena itu, kami siap mendukung upaya Bawaslu dalam menjaga pemilu yang damai dan bermartabat,” pungkasnya.

Audiensi ini menandai langkah konkret dalam memperkuat hubungan kemitraan antara pengawas pemilu dan partai politik, yang diharapkan terus terjalin sepanjang proses penyelenggaraan pemilu. Melalui dialog yang terbuka dan berbasis edukasi, Bawaslu Tulang Bawang berharap seluruh peserta pemilu dapat berperan aktif dalam mewujudkan demokrasi yang sehat, jujur, dan berintegritas.

“Demokrasi tidak hanya dijaga oleh lembaga pengawas, tetapi juga oleh semua pihak yang terlibat di dalamnya. Inilah semangat yang kami ingin tumbuhkan di Tulang Bawang,” tutup Inda Fiska.

u

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP

Tag
Bawaslu Tulang Bawang
Audiensi
Pendidikan Demokrasi
PSI Tulang Bawang