Bawaslu Lampung Tekankan Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Tulang Bawang Siapkan Aksi Nyata
|
Bandar Lampung – Bawaslu Provinsi Lampung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) secara virtual bersama jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Lampung guna mendorong pelaksanaan kegiatan pengawasan partisipatif di luar tahapan Pemilu. Kegiatan ini berlangsung melalui Zoom Meeting pada Senin (02/06).
Dalam arahannya, Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Hamid Badrul Munir, menyampaikan bahwa kegiatan pengawasan partisipatif merupakan amanat dari Peraturan Bawaslu Nomor 2 Tahun 2023, yang mewajibkan seluruh jajaran Bawaslu untuk tetap aktif menyelenggarakan kegiatan edukatif dan pengawasan, meskipun tidak berada dalam tahapan pemilu.
“Kami berharap Bawaslu kabupaten/kota dapat menyelenggarakan kegiatan pengawasan partisipatif minimal dua kali dalam sebulan. Sasaran utama kegiatan ini adalah pemilih pemula dari kalangan pelajar SMA/SMK dan mahasiswa,” ujar Hamid.
Hamid juga menekankan pentingnya inventarisasi rencana kegiatan pengawasan partisipatif tahun 2025 sebagai dasar perencanaan program yang terarah. Ia mendorong agar kegiatan tersebut dijalankan secara konsisten hingga akhir Desember 2025, sembari membangun kolaborasi lintas sektor dengan pihak terkait di daerah.
Menanggapi arahan tersebut, Anggota Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, menyatakan kesiapan pihaknya untuk menindaklanjuti hasil Rakor dan melaksanakan pengawasan partisipatif secara rutin.
“Bawaslu Tulang Bawang siap mengimplementasikan arahan dari Bawaslu Provinsi. Kami telah menyusun rencana kegiatan yang akan menyasar pemilih pemula, terutama di tingkat pelajar dan mahasiswa. Edukasi politik sejak dini menjadi kunci untuk membangun kesadaran demokrasi yang berkualitas,” jelas Desi Triyana.
Desi juga menyampaikan bahwa meskipun menghadapi tantangan anggaran, pihaknya akan tetap melaksanakan program melalui strategi kolaboratif dengan stakeholder di daerah.
“Kami akan menjalin sinergi dengan Kesbangpol, sekolah-sekolah, serta DPRD setempat untuk memastikan keberlangsungan kegiatan ini. Kami percaya bahwa kolaborasi akan menjadi solusi utama menghadapi keterbatasan sumber daya,” tambahnya.
Sebagai upaya memperluas dampak kegiatan, Desi Triyana turut mendukung wacana launching kegiatan pengawasan partisipatif secara serentak di seluruh kabupaten/kota se-Lampung.
“Launching serentak akan memberikan dampak yang lebih besar di tengah masyarakat dan menegaskan bahwa Bawaslu tetap aktif dan hadir di luar masa pemilu,” pungkasnya.
Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal yang penting dalam menyusun strategi pengawasan partisipatif berkelanjutan di Provinsi Lampung, khususnya untuk meningkatkan literasi politik masyarakat dan mencegah potensi pelanggaran sejak dini.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP