Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Ajak Disabilitas Tingkatkan Partisipasi Pengawasan dan Dorong Pemilu Ramah

MENGGALA – Selasa (31/5/22), Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang menggelar Sosialisasi Penguatan Kepemahaman Kepemiluan Kepada Sahabat Disabilitas Tahun 2022 di Kabupaten Tulang Bawang. Sosialisasi ini dalam upaya mengawal dan menjaga keadilan pemilu diseluruh lapisan masyarakat tidak terkecuali kelompok minoritas disabilitas dengan ragam disabilitasnya. Tema Kegiatan yang diadakan di Hotel Sarbini Menggala Tulang Bawang adalah "Menghadirkan Pemilu Insklusif Bagi Penyandang Disabilitas di Kabupaten Tulang Bawang".

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang A. Rachmat Luhusnu, serta Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang Fardhoriyansah SY. melaporkan kegiatan tersebut dihadiri oleh peserta dari komunitas SLB N Tulang Bawang dan sahabat difabel disekitar Kabupaten Tulang Bawang. Anggota Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang Desi Triyana dan Ketua KPU Kabupaten Tulang Bawang Reka Punata menjadi narasumber pada kegiatan tersebut.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang A. Rachmat Lihusnu dalam sambutannya menyampaikan bahwa “sinergi antara Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang dengan komunitas disabilitas ini adalah upaya kami dalam menjaga keadilan pemilu bagi kaum disabilitas khususnya di Kabupaten Tulang Bawang, diharapkan agar hak pilih yang memiliki keterbasan fisik tetap tersalurkan saat pelaksanaan pemilu dan pilkada mendatang agar terwujudnya pemilu kita yang bersih dan bermartabat.”

Dilanjut Anggota Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang Desi Triyana, digelarnya kegiatan ini. “Menurutnya Selain bisa bersilaturahmi, perwakilan kelompok disabilitas bisa mengetahui hak-haknya sebagai warga negara itu sama dengan masyarakat pada umumnya. Hak suara yang sama dalam menentukan pilihan, menentukan pemimpin kedepan.”

Hal senada juga dikatakan oleh Ketua KPU Kabupaten Tulang Bawang, sebagai narasumber. “Memotivasi kepada peserta bahwa meskipun ada kekurangan, namun suara kita sama satu. Dan keputusan kita dalam memberikan hak suara akan menentukan masa depan Negara kita nanti.

Dari kaca mata pengawasan Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, lanjutnya, pemilih disabilitas sering mengalami keterbatasan dalam mengakses informasi pemilu, keterbatasan pengetahuan dalam mengakses nama-nama peserta pemilu. Kemudian pemilih disabilitas juga tidak mendapatkan sejumlah instrumen teknis pemilu yang dapat menjangkau pemilih disabilitas, serta pendataan yang belum akurat sehingga banyak pemilih disabilitas tidak masuk daftar pemilih tetap (DPT).

Harapan peserta sosialisasi yang disampaiak oleh Bapak Tri, bahwa “kami mengharapkan kepada KPU dan Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang kedepan membuat simulasi pemungutan suara khusus untuk sahabat-sahabat difabel, karena ini dipandang perlu dan sangat penting bagi kami”.

Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang turut menggunakan penerjemah bahasa isyarat dalam sosialisasi yaitu Jeri Yana, S.Pd.I., harapannya agar informasi bisa tersampaikan dengan baik. (BAP)

Tag
BERITA