Lompat ke isi utama

Berita

Anggota Bawaslu Tulang Bawang: Buku “Srikandi Mengawasi” Inspiratif dan Mengedukasi

c

Sumber Gambar: Instagram Bawaslu RI

Tulang Bawang – Anggota Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bawaslu RI atas terselenggaranya bedah buku “Srikandi Mengawasi” yang digelar secara daring melalui siaran langsung di akun Instagram resmi Bawaslu RI, Kamis (12/06).

Dalam siaran malam itu, buku “Srikandi Mengawasi” hadir sebagai wujud pengakuan terhadap peran perempuan dalam pengawasan pemilu di Indonesia sebuah tema yang dinilai sangat relevan di tengah upaya memperkuat demokrasi yang inklusif. Desi Triyana menyebut bahwa kegiatan bedah buku ini bukan hanya seremonial, melainkan momentum penting bagi pemberdayaan perempuan di bidang pengawasan pemilu.

“Saya mengapresiasi inisiatif Bawaslu RI untuk menghadirkan buku yang memberi ruang dan suara bagi perempuan pengawas mereka yang selama ini bekerja di balik layar namun memiliki peran sangat strategis dalam menjaga integritas pemilu,” ujar Desi Triyana.

“Bedah buku secara daring memungkinkan jangkauan yang lebih luas, sehingga makin banyak masyarakat terutama generasi muda dan perempuan yang bisa memahami bahwa pengawasan pemilu bukan sekadar tugas administratif, melainkan bagian dari tanggung jawab nasional.”

Desi menambahkan bahwa sebagai pengawas di tingkat Kabupaten Tulang Bawang, ia merasakan langsung bahwa tantangan yang dihadapi pengawas pemilu perempuan cukup besar mulai dari stereotip gender, tanggung jawab sosial & keluarga, hingga dinamika politik lokal namun buku “Srikandi Mengawasi” berhasil mengangkat cerita‑cerita inspiratif yang menunjukkan bahwa perempuan mampu mengambil peran aktif dan efektif.

Lebih lanjut, ia berharap buku ini dapat menjadi referensi strategis bagi seluruh jajaran Bawaslu di daerah, lembaga mitra, serta masyarakat umum. “Semoga kisah‑kisah yang ada di buku ini menjadi pemantik semangat dan bahan pembelajaran agar pengawasan pemilu di daerah kami semakin kuat dan inklusif,” kata Desi.

Acara bedah buku daring tersebut menghadirkan narasumber dari Bawaslu RI, penulis dan kontributor buku, serta moderator diskusi yang mengeksplor tema “Perempuan dalam Pengawasan Pemilu: Peluang dan Tantangan”. Meski dilakukan secara daring, interaksi melalui live chat dan tanya‑jawab membuat acara terasa dinamis dan melibatkan partisipasi dari berbagai daerah di Indonesia.

Di akhir keterangannya, Desi Triyana menyampaikan komitmennya bahwa Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang akan terus mendorong partisipasi perempuan dalam proses pengawasan, termasuk melalui pelatihan, fasilitasi komunikasi publik, dan penyebaran literasi pemilu berbasis gender. “Untuk demokrasi yang sejati, suara perempuan harus tidak hanya terdengar – tetapi juga berdampak nyata,” tutupnya.

Editor : Bambang AP
Foto : Humas Bawaslu RI