Lompat ke isi utama

Berita

24.702 Pencegahan Bawaslu, Bawaslu Tulang Bawang Tegaskan Komitmen Cegah Pelanggaran Sejak Dini

ra

Sumber Gambar: Instagram Bawaslu RI

Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia mencatat telah melakukan 24.702 tindakan pencegahan pelanggaran Pemilu dan Pemilihan sepanjang periode 1 Januari hingga 31 Agustus 2025. Menanggapi capaian tersebut, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang menyampaikan bahwa pencegahan merupakan langkah strategis yang terus menjadi prioritas dalam menjaga proses demokrasi yang bersih dan berintegritas di tingkat daerah.

Anggota Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, mengungkapkan bahwa pencegahan merupakan garda terdepan dalam kerja pengawasan pemilu, yang bertujuan untuk meminimalisir potensi pelanggaran sejak dini, sebelum masuk ke ranah penindakan.

“Capaian 24.702 tindakan pencegahan secara nasional adalah bentuk nyata bahwa Bawaslu hadir dan bekerja aktif di lapangan. Kami di Tulang Bawang turut berkontribusi melalui berbagai upaya pencegahan, baik dengan imbauan tertulis, patroli pengawasan, koordinasi dengan stakeholder, hingga penguatan pengawasan partisipatif masyarakat,” ujar Desi dalam tanggapan resminya, Kamis (18/09).

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pencegahan tidak hanya dinilai dari jumlah kasus yang berhasil ditekan, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran hukum dan partisipasi masyarakat dalam mengawasi jalannya proses pemilu.

“Kami tidak bekerja sendiri. Pencegahan yang efektif memerlukan sinergi antara Bawaslu, peserta pemilu, penyelenggara, pemerintah daerah, media, serta masyarakat luas. Budaya sadar demokrasi harus dibangun bersama,” jelasnya.

Selama tahun 2025 ini, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang telah aktif melakukan sosialisasi pengawasan partisipatif, membentuk kader pengawasan di berbagai kecamatan, serta membuka Posko Kawal Hak Pilih untuk mengantisipasi persoalan data pemilih.

Desi Triyana juga menyampaikan bahwa menjelang tahapan krusial Pilkada 2024 yang akan berlangsung di akhir tahun ini, Bawaslu Tulang Bawang akan memperkuat strategi pencegahan, termasuk dalam pengawasan netralitas ASN, politik uang, serta potensi konflik horizontal di masyarakat.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Tulang Bawang untuk terus bersama-sama menjaga proses Pilkada yang jujur, adil, dan damai. Pencegahan bukan hanya tugas Bawaslu, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tutupnya.

e

 

e

Editor: Bambang AP

Foto: Tim Humas Bawaslu RI